Kamis, 2 Februari 2023
BerandaHukumPolisiInfomasi TKP Penemuan Harimau, Polsek Bunut Bersama Kades dan Tim BKSDA Lakukan...

Infomasi TKP Penemuan Harimau, Polsek Bunut Bersama Kades dan Tim BKSDA Lakukan Investigasi

Dirilis

Selidikinews.com, Pelalawan – Adanya dugaan binatang buas harimau yang memangsa hewan ternak sapi milik warga, di Pondok III PT. Serikat Putra, Desa Lubuk Raja Kecamatan Bandar Petalangan Kabupaten Pelalawan.

Kapolsek Bunut jajaran Polres Pelalawan Polda Riau AKP Daniel Selamat Nainggolan S.I.P diwakili Ps. Kanit Intelkam Aipda E Damanik didampingi Bhabinkamtibmas Aiptu Ermanto, bersama Tim Balai Konservasi Sumber Dalam Alam (BKSDA) Kabupaten Pelalawan, didampingi oleh Kades Lubuk Raja Eri Suparjan, melakukan investigasi di lokasi penemuan, Senin (5/12/2022).

Hasil Investigasi yang ditemukan di lapangan, ada hari Sabtu (03/12/2022) ditemukan satu ekor sapi telah tergelak mati di perkebunan PT. Serikat Putra milik warga Sami Toni Mustofa (34).

Lalu, ditemukan bekas gigitan dan cakaran dari binatang buas Harimau pada ekor maupun leher hewan ternak sapi yang sudah tergelatak mati.

Selanjutnya, juga ditemukan di lokasi tempat hewan ternak sapi yang sudah mati jejak tapak binatang buas harimau.

“Jumlah Sapi yang di ternak warga sebanyak ada 6 ekor. Pada saat itu, ia melakukan pengecek ternyata sapinya kurang satu ekor. Kemudian pemilik sapi tersebut melakukan pencarian disekelilingnya. Kemudian berselang 2 jam, sapi tersebut ditemukan dalam keadaan tergelatak di atas tanah dengan ekor yang sudah habis dimakan binatang buas harimau,” ujar Kapolsek Bunut AKP Daniel Selamat Nainggolan S.I.P melalui PS. Kanit Intelkam Aiptu E. Damanik.

“Mendapatkan informasi tersebut, kita bersama Tim melakukan investigasi ke lokasi kejadian,” tandasnya.

Sementara itu, Kades Lubuk Raja Eri Suparjan dengan kejadian itu, memberikan Himbauan kepada warga masyarakat Desa Lubuk Raja tetap berhati-hati apabila menggembalakan hewan ternak sapinya.

“Terkait ini, kita tetap akan berkoordinasi dengan BKSDA, Polsek Bunut dan masyarakat untuk melakukan pencarian terhadap binatang buas tersebut,” tegas Kades.

Kegiatan investigasi tersebut berakhir sekira Pukul 15.30 WIB dan selama giat berlangsung situasi aman terkendali.***

Berita Terkait

Baca Juga

Berita Populer