Fakta

Ibu Gantung Diri di Pinrang Racuni Anak Sebelum Tewas, Begini Faktanya

Selidiki.com, PinrangInformasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Jika Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Seorang ibu gantung diri di Pinrang, Sulawesi Selatan. Sebelum gantung diri, wanita itu meracuni kedua putranya hingga tewas.

Motif ia melakukan aksi bunuh diri tersebut juga sudah diketahui. Berikut ulasannya yang telah Selidiki.com rangkum.

Penemuan Ibu Gantung Diri di Pinrang
Ibu rumah tangga berinisial B (37) tewas gantung diri. Mayat perempuan itu ditemukan pada Senin (19/9/2022) pukul 11.00 WIB di Kelurahan Fakkie, Kecamatan Tiroang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

“Pada saat ditemukan anggota (polisi), posisi perempuan inisial B tersebut sedang tergantung,” kata Kapolres Pinrang AKBP Roni Mustofa, Rabu (21/9/2022).

Baca juga: Pelaku Penembakan Warga Aceh Utara, Berhasil Dibekuk Polisi

Selain itu, dua putra B ditemukan meninggal di sampingnya. Kedua bocah laki-laki itu diduga tewas karena meminum racun.

“Selain korban, ada dua orang anaknya yang mungkin meninggal karena racun,” jelasnya.

Beredar Pesan Suara dari B Sebelum Gantung Diri

Sebelum bunuh diri, B mengirimkan rekaman suara kepada suaminya. Kasat Reskrim Polres Pinrang AKP Muhalis menjelaskan isi rekaman tersebut.

“Ada rekaman voice note dia kirim ke suami melalui WhatsApp. Dia bilang harus keluarkan jaminan hari ini, tetapi tidak punya uang, makanya dia malu,” kata Muhalis.

Selain itu, B meminta suaminya merelakan kedua anaknya yang meninggal akibat meminum racun yang ia berikan. Dia mengatakan anak-anaknya itulah yang akan mendampinginya nanti.

“Dia bilang dia sudah kirim ke surga anaknya (minum racun),” katanya.

Motif B Gantung Diri: Malu Belum Bayar Utang

Terungkap alasan B gantung diri dan membunuh kedua anaknya adalah malu tidak bisa membayar utang. Selain mengirimkan rekaman suara kepada suaminya, B meninggalkan catatan utang yang ditemukan di sekitar lokasi gantung diri.

“Iya, ada ditemukan semacam catatan utang piutang,” jelas Kapolres Pinrang AKBP Roni Mustofa.

Suami B: Tidak Menyangka Istrinya Nekat Gantung Diri

AS, suami B, tidak menyangka istrinya akan tega melakukan aksi tersebut. Ia mengaku hubungannya dengan istri berjalan dengan harmonis.

“Tidak ada masalah (dengan istri). Kami sangat mesra dan harmonis,” ungkap AS, dikutip dari detikcom, Rabu (21/9/2022).

AS juga tidak curiga kepada istrinya sebelum ditemukan tewas tergantung. Sebelum kejadian, B hanya memintanya ke luar rumah untuk menagih piutang.

“Saya pergi saat kejadian, dia suruh saya ke Baranti (daerah di Sidrap),” lanjut AS soal kasus ibu gantung diri di Pinrang.

Hingga saat ini, AS tidak percaya istrinya tewas gantung diri setelah meracuni kedua anaknya. Dia mengaku sangat sayang kepada anak dan istrinya.

“Semua anak dekat ke saya. Termasuk dua anak itu (yang tewas minum racun) dekat ke saya. Saya sangat memanjakan anak,” jelas AS lagi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

To Top
error: Content is protected !!