Daerah

Polisi Umumkan Nama Mahasiswa Korupsi Beasiswa di Aceh, Siapa Saja?

Polisi Umumkan Nama Mahasiswa Korupsi Beasiswa di Aceh, Siapa Saja

Selidiki.com, Banda Aceh – Polisi mengumumkan nama-nama mahasiswa penerima beasiswa di Aceh yang tidak memenuhi syarat dan terbukti dikorupsi.

Menurut pantauan Selidiki.com, ada total 620 nama yang disebar. Rata-rata mereka menerima mulai dari nominal terendah Rp15 juta hingga tertinggi Rp63 juta meskipun tidak memenuhi syarat.

Nama penerima beasiswa tidak memenuhi syarat itu bisa di akses di halaman resmi reskrimsus Aceh. Masyarakat atau penerima beasiswa bisa langsung mengecek namanya dalam laman tersebut.

Dirreskrimsus Polda Aceh Kombes Pol Sony Sonjaya mengatakan, sebelumnya sebagian penerima ini tidak mengindahkan panggilan penyidik untuk diperiksa dan tidak mengembalikan kerugian negara.

“Penyidik sudah memberikan kesempatan kepada penerima beasiswa tidak sesuai syarat untuk mengembalikan kerugian negara. Namun, masih ada yang tidak mengembalikan,” kata Sony, Jumat (2/9).

Baca juga: Bakti sosial Bhayangkari peduli jumat Berbagi Polres Bolmong Selatan

Dari 620 orang nama tersebut, 349 orang tidak memenuhi panggilan penyidik juga tidak mengembalikan kerugian negara dan 271 orang memenuhi panggilan penyidik tapi belum mengembalikan kerugian negara.

“Daftar nama mahasiswa tersebut merupakan data yang terbuka dan transparan, sehingga tidak perlu ditutupi ke publik. Bagi, masyarakat yang mungkin lupa pernah menerima beasiswa bisa langsung melihatnya di https://reskrimsus-aceh.info,” ucapnya.

Sebagai informasi, total anggaran beasiswa pada tahun 2017 adalah Rp22,3 miliar. Berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) ditemukan kerugian negara Rp10 miliar.

Dalam kasus tersebut, penyidik telah memeriksa 537 orang dan 6 saksi ahli, serta menetapkan 7 orang sebagai tersangka.

Baca juga: Kecelakaan Truk Maut di Bekasi, Pengamat Ungkap 3 Dugaan Penyebabnya

Penyidik juga telah menerima pengembalian kerugian negara tersebut dari 70 penerima beasiswa yang tidak sesuai syarat dengan total Rp934 juta.

Beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswa program studi mulai diploma tiga hingga doktoral atau S3. Kemudian bagi yang menempuh pendidikan di Luar Negeri.

Anggaran beasiswa itu ditempatkan di BPSDM Aceh. Dalam kasus ini, hasil temuan Inspektorat Aceh menyebutkan bahwa beasiswa tersebut berasal dari usulan 24 anggota DPR Aceh, seperti dilansir CNN Indonesia (2/9/2022).

1 Komentar

1 Comment

  1. Pingback: Pegawai Negeri Sipil Ikut Pilkades, Abdi Jaya Pohan: Harus Izin Tertulis Pejabat Berwewenang - Selidiki.com

Tinggalkan Balasan

To Top
error: Content is protected !!