Aceh

Ketua PNA Kecamatan Nisam Antara Adakan Acara Silaturrahmi

SELIDIKI.COM, ACEH UTARA – Partai Nanggroe Aceh (PNA) adalah salah satu partai politik lokal di provinsi Aceh, Indonesia. Sebelum tahun 2017, partai ini bernama Partai Nasional Aceh. Partai ini akan ikut dalam Pemilihan umum legislatif Indonesia 2019 dan pemilihan anggota parlemen daerah Provinsi Aceh. Minggu 24/02/2019

Ketua Partai Nanggroe Aceh (PNA) Kecamatan Nisam Antara Zuliami (Lami) Menyampaikan Kita sangat berharap di acara ini bisa membawa berkah buat kita semua, terlebih buat Partai kita PNA untuk saling menjaga dan sama-sama membangun politik cerdas dan aman di 2019 ini. Pungkas Zuliami yang akrap disapa Lami Kepada wartawan Selidiki

Zuliami merasa senang dan bangga acara silaturrahmi ini berjalan dengan lancar di tempat kediamannya, para tokoh Suemirah dan sekitarnya turut menghadiri acara tersebut, hingga acara selesai.

Lebih lanjut Zuliami menyampaikan masyarakat sekarang sudah cerdas dan berwawasan semoga di hari H nanti mereka tidak salah dalam memilih dan menentukan siapa caleg yang pantas untuk maju di parlemen.

Sosok Caleg DPRK dapil 3 Aceh Utara Nurdin Abdullah yang juga disapa Imum Din turut menghadiri Acara tersebut, dalam agenda pertemuan tersebut Imum Din menyampaikan beberapa hal menyangkut dirinya yang sedang berjuang menuju parlemen.

Beliau berpesan supaya masyarakat tidak salah dalam memilih, pilihlah orang yang menurut anda yakin dan mau memperjuangkan hak-hak masyarakat demi kemajuan Aceh dan menjunjung tinggi nilai-nilai Islam nantinya.

Nurdin Abdullah juga meminta kepada masyarakat Nisam Antara (Suemirah) untuk lebih berhati-hati dengan oknum-oknum tertentu yang menggunakan Politik Uang (Money Politics) untuk mencapai kemenangan, saya sangat berharap itu semua tidak terjadi, supaya semua kandidat menang secara sah dan cerdas. Amin

Namun jika itu tetap terjadi, menurut saya terima saja uang yang ditawarkan, tapi jangan pilih orangnya, pilih siapa yang benar-benar pantas menurut anda,  jika anda menerima uang namun tetap memilihnya maka hukumnya haram.

Ummat Islam pasti sudah tau sogok menyogok itu haram, orang yang terima sogok neraka, yang menyogokpun masuk neraka. Tutup Imum Din

Sharing is caring!
To Top
error: Content is protected !!