Daftar

Wanita-wanita Pertama yang Berhasil Mengubah Dunia, Siapa Saja?

SELIDIKI.COM – Sejak zaman kuno, wanita selalu dinilai lebih rendah daripada pria. Karena itu, pada zaman kuno hanya sedikit wanita yang memiliki profesi seperti pria yang bisa menjadi pilot, astronot, atau bahkan seorang presiden. Namun, waktu telah berubah, dan sekarang wanita memiliki posisi yang setara dengan pria, dan mereka dapat memiliki profesi seperti pria.

Berikut ini Tim Selidiki telah merangkum dari berbagai sumber terkait wanita pertama yang bisa memiliki profesi setara dengan pria, dan berhasil mengubah dunia berkat aksi mereka. Siapa saja?

1. Amelia Earhart

Amelia Earhart

Amelia Earhart (Gettyimage)

Amelia adalah pilot pesawat terbang wanita pertama di dunia, yang terkenal pada era 1930-an. Selain menjadi wanita pertama yang menerbangkan pesawat, Amelia juga menjadi sosok wanita yang terkenal dan inspiratif pada masanya, terutama bagi kaum hawa.

Ketertarikan Amelia menjadi pilot pesawat terbang dimulai saat umurnya 23 tahun. Saat itu, tanggal 28 Desember 1920, ayahnya mengajak Amelia ke sebuah lapangan udara di Long Beach, California, Amerika Serikat.

Di sana, mereka bertemu dengan Frank Hawks, yang nantinya dikenal sebagai pembalap udara. Frank pun memberikan Amelia tumpangan di pesawat terbangnya, dan hal itulah yang mengubah hidup Amelia selamanya.

Setelah terbang selama 10 menit dan mendarat, Amelia pun memutuskan untuk belajar menjadi pilot pesawat terbang.

Akhirnya, beberapa hari kemudian, tepatnya tanggal 3 Januari 1921, Amelia pun mendapatkan pelajaran penerbangan pertamanya di Kinner Field dekat Long Beach.

Penerbangan solo lintas Atlantik pertamanya dilakukan pada tanggal 20 Mei 1932, saat usianya 34 tahun.

Saat itu dia berangkat dari Pelabuhan Grace, Newfoundland, Amerika Serikat, dan mendarat di di padang rumput di Culmore, utara dari Derry, Irlandia Utara.

Perjalanannya itu memakan waktu 14 jam, 56 menit. Sebagai wanita pertama yang terbang solo lintas Atlantik secara nonstop, Amelia menerima Distinguished Flying Cross dari Kongres Amerika Serikat, medali ksatria dari pemerintah Prancis dan medali emas National Geographic Society dari presiden Herbert Hoover.

Sukses terbang solo lintas Atlantik, Amelia pun mencoba yang lebih menantang, yaitu keliling dunia dengan pesawatnya.

Usahanya ini pun dilakukan pada tanggal 2 Juli 1937. Saat itu, Amelia bersama dengan seorang navigator bernama Fred Noonan terbang dari lapangan udara Lae di Papua Nugini, dan akan menuju ke Pulau Howland di Samudra Pasifik.

Sayangnya, dalam perjalanannya menuju Pulau Howland itu, jejak Amelia tak bisa ditemukan. Amelia pun dinyatakan hilang, bahkan tewas, sejak saat itu, hingga saat ini.

2. Laksamana Malahayati

Laksamana Malahayati

Laksamana Malahayati

Laksamana Malahayati atau singkatnya Malahayati, adalah wanita asal Aceh, Indonesia, yang dianggap sebagai laksamana laut wanita pertama di dunia.

Namanya memang kalah terkenal jika dibandingkan dengan pahlawan wanita lainnya seperti Cut Nyak Dhien, atau Martha Christina Tiahahu, namun Malahayati ternyata tak kalah tangguh dibanding mereka.

Ketika Malaka jatuh ke tangan Portugis, raja Aceh pada saat itu, Sultan Alauddin Mansur Syah, menunjuk Keumalahayati sebagai laksamana laut pertamanya, dan memimpin 2 ribu pasukan Inong Balee atau janda pahlawan yang telah syahid.

Tahun 1599, Cornelis de Houtman yang merupakan komandan ekspedisi Belanda, datang ke Aceh.

Awalnya kunjungannya disambut baik oleh sultan, tapi ia akhirnya malah menghina sultan, membuat kekacauan, dan mulai menyerang Aceh.

Di sinilah aksi Malahayati pertama diperlihatkan dan akhirnya dikenal dunia.

Mendengar Aceh telah diserang, Malahayati kemudian dengan segera memimpin pasukan Inong Balee-nya dan menjawab tantangan penjajah Belanda.

Pertempuran sengit pun terjadi. Malahayati dan pasukannya berhasil merangsek ke geladak kapal de Houtman.

Baca juga: Tidak Masuk Daftar Wanita Terkaya Indonesia Ternyata Harta Syahrini Cuma Segini

Dengan tangannya sendiri, Malahayati membunuh de Houtman pada 11 September 1599 dan peperangan dimenangkan oleh Aceh.

Aksi heroik Malahayati kembali diperlihatkan pada tahun 1600, di mana pada saat itu Belanda kembali membuat ulah.

Angkatan laut yang dipimpin Paulus van Caerden diketahui merampok kapal dagang Aceh. Dari situ, Malahayati kemudian memerintahkan penangkapan salah satu Admiral Belanda, Jacob van Neck.

Berkat perlawanan kuat dari Malahayati, pihak Belanda akhirnya meminta maaf kepada kerajaan Aceh dan mengadakan perjanjian serta gencatan senjata.

Pihak Belanda juga membayar ganti rugi dan Malahayati melepaskan orang Belanda yang dijadikan tawanan.

Laksamana Malahayati akhirnya meninggal dunia dalam pertempuran melawan armada laut Portugis di Teuluk Krueng Raya, dan dimakamkan di lereng Bukit Kota Dalam, Aceh.

3. Isabel Peron

Isabel Peron

Isabel Peron

Isabel Peron, atau nama lahirnya Maria Estela Martinez Cartaz, dikenal sebagai presiden wanita pertama di dunia.

Dia berhasil menjabat sebagai presiden Argentina selama 2 tahun, dari tahun 1974 sampai 1976.

Isabel Peron, yang lahir pada tanggal 4 Februari 1931, berasal dari keluarga kelas menengah ke bawah. Setelah ayahnya meninggal, keluarga Isabel mengalami krisis keuangan.

Akhirnya, Isabel menggunakan talentanya menari sebagai pekerjaan. Dari kariernya sebagai penari itulah, nama Isabel digunakan sebagai nama panggungnya.

Isabel lalu bertemu dengan Juan Peron pada tahun 1956. Meskipun Juan dan Isabel memiliki selisih usia 35 tahun, mereka pun akhirnya menikah pada tahun 1961.

Karier politik Isabel dimulai pada tahun 1973, di mana Isabel terpilih menjadi wakil presiden mendampingi suaminya, Juan Peron, yang menjadi presiden Argentina.

Sayangnya, setahun kemudian, kesehatan Juan semakin memburuk, dan meninggal dunia pada tanggal 1 Juli 1974.

Otomatis, Isabel menjadi presiden Argentina menggantikan suaminya.

Sayangnya, selama pemerintahan Isabel, banyak terjadi pembunuhan bermotif politik, dan hal itu berimbas pada dukungan politik padanya.

Pada 24 Maret 1976, dia ditangkap oleh perwira angkatan udara dan ditahan sebagai tahanan rumah selama 5 tahun.

Pada tahun 1981, dia dihukum atas tindakan korupsi, namun kemudian dibebaskan pada musim panas di tahun yang sama, dan diasingkan ke Spanyol.

Tahun 1983, Isabel pun dibebaskan, dan mengirimkan surat pengunduran diri sebagai Kepala Partai Pendukung Peron pada tahun 1985.

Pada 2007, hakim Argentina mengeluarkan surat perintah penangkapannya atas tuduhan telah mengizinkan angkatan bersenjata melakukan pelanggaran hak asasi manusia selama masa kepresidenannya.

Akhirnya, pada tanggal 28 Maret 2008, ektradisinya ke Argentina ditolak oleh Spanyol. Sejak saat itu, namanya tak pernah lagi mencuat ke publik.

Baca juga: Aneh Perut Wanita Ini Tetap Ramping Meski Hamil 6 Bulan, Ternyata Begini Caranya

4. Valentina Tereshkova

Valentina Tereshkova

Valentina Tereshkova (ciencemuseum.org)

Valentina Vladimirovna Tereshkova atau yang lebih dikenal dengan Valentina Tereshkova adalah seorang kosmonot wanita asal Rusia.

Dia menjadi wanita pertama di dunia yang terbang ke luar angkasa pada tahun 1963.

Rakan-rakan Selidiki, Valentina kecil ternyata lahir dari sebuah keluarga sederhana. Di mana ayahnya bekerja sebagai seorang pengemudi traktor dan ibunya adalah buruh perusahaan tekstil.

Sebagai seorang wanita, Valentina memiliki hobi yang cukup ekstrem, yaitu terjun payung. Namun, dari hobi terjun payung inilah Valentina bisa mendapatkan kesempatan menjadi seorang astronot.

Valentina merupakan wanita terpilih dari lebih 400 pelamar dan lima finalis untuk pilot Vostok. Pada tanggal 16 Juni 1963, Valentina diluncurkan bersama pesawat antariksa Vostok 6.

Valentina berhasil menembus atmosfer dan mengelilingi sebanyak 48 kali orbit Bumi dalam waktu 71 jam.

Itu merupakan prestasi yang cukup besar, mengingat astronot pria pertama, Yuri Gagarin, yang juga berasal dari Rusia, hanya sempat mengelilingi bumi satu kali.

Selain mengalahkan Yuri Gagarin, Valentina juga dikatakan mengalahkan prestasi 4 orang astronot Amerika Serikat yang berhasil mengelilingi bumi sebelumnya.

Bila dijumlahkan pencapaian mereka mengelilingi bumi, para pria itu hanya mengitarinya sebanyak 36 kali.

Prestasi gemilang tersebut mengantarkan wanita ini pada penobatan dirinya sebagai Hero atau pahlawan untuk Uni Soviet.

Selain pahlawan bagi Uni Soviet, Valentina juga mungkin menjadi pahlawan bagi banyak perempuan di luar sana yang ingin mendobrak tradisi untuk mencoba tantangan baru.

5. Annie Londonderry

Annie Londonderry

Annie Londonderry (totalwomenscycling.com)

Annie Londonderry asal Amerika Serikat yang terlahir dengan nama Annie Cohen Kopchovsky ini menjadi wanita pertama yang berhasil keliling dunia sendirian hanya dengan menggunakan sepeda.

Kisahnya keliling dunia dimulai pada tanggal 27 Juni 1894. Petualangan Annie itu berawal dari sebuah taruhan 2 pria kaya di Boston.

Mereka bertaruh apakah seorang perempuan bisa keliling dunia naik sepeda.

Annie pun dipilih sebagai objek pertaruhan. Namun, alasan pemilihan perempuan bertubuh mungil, berstatus ibu tiga anak, bekerja di bidang periklanan, dan tak punya pengalaman bersepeda itu, hingga kini masih misterius.

Jika Annie memenangkan taruhan itu, Annie akan mendapatkan uang sebesar USD 10 ribu.

Baca juga: Wanita Ini Oplas 50 Kali agar Mirip Angelina Jolie, Sudah Miripkah?

Untuk memenangkan taruhan, Annie harus bersepeda sendirian selama 15 bulan (1 tahun 3 bulan), tanpa membawa uang, tak boleh meminta atau mengambil apapun yang diberikan orang lain.

Ia juga harus pulang membawa uang sebesar USD 5 ribu, yang merupakan uang cukup besar pada masa itu.

Ia mengawali perjalanannya dari Boston, Amerika Serikat. Kemudian ia berkeliling negara itu dengan mengunjungi banyak kota seperti Albany, Rochester, Buffalo, Cleveland, hingga Chicago.

Butuh waktu berbulan-bulan untuk mencapai Chicago. Akhirnya, ia berbalik ke pantai timur dan menuju New York. Dari sana ia melanjutkan perjalanan menuju ke Prancis dengan menggunakan kapal.

Pada November 1894, ia sampai di Prancis, lalu melanjutkan ke Mesir, Jerusalem, Yaman, Sri Lanka, Singapura, Vietnam, Hong Kong, Rusia, hingga Jepang.

Ia pun mengakhiri perjalanannya pada September 1895, dengan kembali ke Boston. Kala itu, hanya ada uang sebesar USD 4.900 di sakunya.

Agar genap mendapatkan USD 5 ribu seperti yang disyaratkan, Annie kemudian melelang sepedanya, dan berhasil membawa uang USD 5 ribu.

Wanita itu kemudian akhirnya bisa mengklaim hadiah uang sebesar USD 10 ribu yang dijanjikan padanya.

Itulah rakan-rakan Selidiki, 5 wanita pertama yang mampu mengubah dunia versi Selidiki.com.

Siapa nih di antara kelima wanita itu yang jadi panutan kalian?

————————————————————————————————————————–

Sumber

Sharing is caring!
  • 7
    Shares
  • 7
    Shares
To Top
error: Content is protected !!