Hukum

Kasus Suap DOK Aceh: Sidang Bupati Bener Meriah Digelar 27 September 2018

Kasus Korupsi Gubernur Aceh Irwandi dan Bupati Bener Meriah
Foto | AntaraNews

SELIDIKI.COM, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merencanakan persidangan terhadap tersangka kasus suap terkait dengan alokasi dan penggunaan anggaran DOK Aceh yang juga merupakan Bupati Bener Meriah, Ahmadi.

“Rencana persidangan untuk terdakwa Ahmadi akan dilakukan pada 27 September 2018,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Jumat (21/9/2018).

Sebelumnya, KPK melimpahkan dakwaan dan berkas perkara Bupati Bener Meriah Ahmadi ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Jumat (14/9/2018).

KPK mengatakan Ahmadi akan didakwa sebagai pihak pemberi suap terhadap Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, terkait dengan alokasi dan penggunaan anggaran DOK Aceh.

“Sedangkan terhadap IY, HY dan YSB masih dalam proses penyidikan,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Senin (17/9/2018).

Dalam kasus DOK Aceh, KPK menetapkan Gubernur nonaktif Aceh Irwandi Yusuf, Bupati nonaktif Bener Meriah Ahmadi, Syaiful Bahri selaku pihak swasta, dan staf khusus Gubernur Aceh Hendri Yuzal, sebagai tersangka dalam kasus ini.

Dalam proses penyidikan, KPK masih mendalami proses-proses pembahasan dan pengalokasian.

Sejauh ini, sejumlah saksi dari pejabat kementerian dan pejabat Aceh telah diperiksa KPK.

Selain itu, perincian informasi aliran dana yang diduga terkait dengan Aceh Marathon juga terus diklarifikasi oleh penyidik.

Sebelumnya, petugas KPK melakukan kegiatan OTT di Bener Meriah, Aceh, Selasa malam, 3 Juli 2018.

Ada 10 orang yang diamankan, dua di antaranya adalah Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf dan Bupati Bener Meriah, Ahmadi.

Sementara itu, Irwandi Yusuf diamankan KPK di kantornya di Banda Aceh pada waktu bersamaan.

Dalam kegiatan OTT itu, KPK mengamankan barang bukti uang Rp500 juta, yang diduga terkait suap anggaran otonomi khusus Aceh tahun 2018.

Sharing is caring!
  • 11
    Shares
  • 11
    Shares
To Top
error: Content is protected !!