Berita Foto

Wali Kota Probolinggo beri penghargaan untuk Rindi, peraih emas panjat tebing

Altet panjat tebing Indonesia Rindi Sufriyanto melakukan selebrasi setelah menang pada final speed relay putra Asian Games 2018 di Arena Panjat Tebing Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatera Selatan, Senin (27/8/2018).

Selidiki.com, Probolinggo – Wali kota Probolinggo Rukmini akan memberi penghargaan kepada atlet panjat tebing asal Kota Probolinggo Rindi Supriyanto yang bersama tim panjat tebing Indonesia 2 meraih medali emas di nomor speed relay di Jakabaring Sports City, Palembang.

“Alhamdulillah putra daerah dari Kota Probolinggo yang merupakan kota kecil bisa berpretasi meraih medali emas di ajang Asian Games dalam cabang olahraga panjat tebing,” kata Rukmini kepada sejumlah wartawan di Kota Probolinggo, Jawa Timur, Selasa.

Rindi Supriyanto yang bergabung dengan Abu Dzar Yulianto, Leonardo Veddri dan Muhammad Hinayah di tim panjat tebing Indonesia 2 berhasil mempersembahkan medali emas di nomor speed relay yang dilangsungkan di Jakabaring Sports City, Palembang, Senin (27/8).

Wali Kota Probolinggo bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah juga sempat memberikan dukungan moral dengan mengunjungi Rindi saat melakukan latihan di Politeknik Universitas Sriwijaya Palembang pada Jumat (24/8).

?”Kami berikan `reward` kepada Rindi agar bisa menjadi pegawai di Pemerintah Kota Probolinggo karena sudah menjadi kewajiban pemerintah daerah memberikan penghargaan kepada atlet yang berpretasi meraih medali emas di Asian Games,” tuturnya.

Ia menjelaskan Rindi bisa menjadi pegawai tidak tetap (PTT) dulu di lingkungan Pemkot Probolinggo, kemudian naik menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan mudah-mudahan bisa menjadi PNS Pemkot Probolinggo.

“Pemerintah akan berkoordinasi dengan Kemenpora dan BKN untuk memproses hal itu, sehingga prestasinya menyumbangkan emas di Asian Games bisa menjadi pertimbangan,” katanya.

Selain atlet panjat tebing, lanjut dia, atlet balap sepeda asal Kota Probolinggo juga berlaga di Asian Games, sehingga pihaknya berharap kedua atlet tersebut bisa mengharumkan nama Indonesia pada umumnya dan khususnya Kota Probolinggo.

Rukmini menjelaskan Pemkot Probolinggo melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) juga sudah menganggarkan pembuatan papan panjat tebing berskala internasional dalam APBD 2018.

“Anggaran sudah ada, namun masih terkendala rekanan yang sanggup mengerjakan papan panjat tebing berskala internasional itu dalam kurun waktu singkat hingga Desember 2018. Kalau waktu pengerjaannya kurang, maka bisa diterbitkan Peraturan Wali Kota,” ujarnya.

Cabang olahraga panjat tebing di Asian Games meraih 2 medali emas yang didapat masing-masing untuk nomor speed relay putri dan putra.

Sharing is caring!
  • 18
    Shares
  • 18
    Shares
To Top
error: Content is protected !!