Edukasi Islam

Bolehkah Muslim Mengatai Orang Dengan Cebong Atau Kampret?

Selidiki.com, Jakarta – Di media sosial saat ini kita sering mendengar sebutan binatang kepada pendukung salah satu tokoh politik. Sebutan tersebut yakni Cebong dan Kampret.

Sebutan yang sudah ada sejak Pilpres 2014 ini dialamatkan kepada pendukung Jokowi dan Prabowo.

Lalu apakah boleh menyebut orang dengan panggilan binatang?

Yang harus diingat bahwa orang yang suka berkata kasar bukanlah sifat orang beriman.

Orang beriman akan selalu menjaga lisannya dan hanya berkata jika itu kata yang baik.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا، أَوْ لِيَصْمُتْ

“Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka berkatalah yang baik dan jika tidak maka diamlah.” (HR. Bukhari no. 6018 dan Muslim no. 47)

Orang yang hobi mengumpat dengan perkataan dan tingkah laku diancam Allah Azza Wajalla melalui ayat berikut,

وَيْلٌ لِكُلِّ هُمَزَةٍ لُمَزَةٍ

“Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela” (QS. Al Humazah: 1)

Jelas bahwa ayat ditujukan bagi orang yang suka mencela orang lain dengan perbuatan dan mengumpat dengan ucapan.

Hamaz adalah mencela dan mengumpat orang lain dengan isyarat dan perbuatan. Sedangkan lamaz adalah mencela orang lain dengan ucapan.

Baca Juga: Fatwa MUI, Vaksin MR Diperbolehkan Meski Mengandung Babi

Ancaman wail dalam ayat di atas adalah ancaman berat. Salah satu tafsiran menyatakan wail adalah lembah di neraka.

Di antara orang yang tidak boleh diikuti adalah orang yang banyak mengumpat dengan kata-kata kotor seperti ‘tai’ dan ‘anjing’ sebagaimana disebutkan dalam ayat,

“Yang banyak mencela, yang kian ke mari menghambur fitnah.” (QS. Al Qalam: 11).

Dari keterangan dari Syaikh As Sa’di dalam kitab tafsirnya, yang dimaksud dengan hammaz dalam ayat di atas adalah banyak mengumpat atau menjelekkan orang lain yaitu dengan mengghibahi atau merendahkannya dengan candaan, atau semisal itu.

Baca Juga : Cara Hidup Sehat dan Diet Menurut Islam Seperti Diajarkan Rasulullah

Jika dilihat dari sebutan cebong atau kampret, maka kita sepakat bahwa dua nama itu adalah nama binatang.

Sama seperti kita mengatakan kata ‘anjing’ pada seseorang, maka mengatakan cebong atau kampret merupakan bentuk merendahkan orang lain.

Jika kita ingin menjadi muslim yang baik, maka sudah seharusnya bisa menjaga lisan agar hanya kata-kata bersih yang keluar darinya. Karena yang membuat manusia mulia adalah dengan iman dan akhlaknya. []

Wallahu A’lam.

Sumber: Rumaysho

Sharing is caring!
  • 31
    Shares
  • 31
    Shares
To Top
error: Content is protected !!