Bisnis

Cerita Bos Bukalapak yang Ditertawakan saat Awal Bangun Bisnis

Selidiki.com, Jakarta – Kesuksesan memang tidak pernah datang begitu saja, harus diraih dari kerja keras. Hal itu lah yang dialami langsung oleh Founder & CEO Bukalapak Achmad Zaky.

Zaky membagikan pengalamannya pada saat menjadi pembicara kunci di acara nasional seminar entrepreneurship Indonesia 4.0.

Achmad Zaky yang lahir di Sragen, Jawa Tengah, 24 Agustus 1986 adalah seorang pengusaha asal Indonesia yang bergerak di bidang internet.

Ia merupakan pendiri sekaligus CEO dari situs e-commerce Bukalapak.com, sebuah perusahaan E-Commerce Indonesia berbasis marketplace C2C yang berfokus pada pemberdayaan Usaha Kecil Menengah (UKM).

Awal membangun Bukalapak banyak rintangan yang dihadapi, salah satunya adalah sulitnya membuat percaya investor bahwa model bisnis baru ini bisa berkembang menjadi perusahaan besar.

Baca juga: Ini Dia Sosok 10 CEO Startup Indonesia Terpopuler, Siapa Saja?

“Proposal saya Rp 100 juta, banyak yang tanya ini bisnis apa, bisnisnya nggak kelihatan, banyak yang mentertawakan. Sebuah bisnis harus kelihatan barangnya, sehingga investor percaya. Saya pulang kecewa, lemas nggak dapat investor,” kata Zaky di Hotel Pullman, Jakarta, Sabtu (28/7/2018).

Awal pembentukan Bukalapak, kata Zaky juga terinspirasi dari pengalamannya di masa kuliah.

Saat masih menjadi mahasiswa tingkat III, dirinya tiba-tiba mendapatkan sebuah proyek dari stasiun televisi nasional untuk membuatkan program perhitungan cepat atau quick count.

Tidak perlu pikir panjang, Zaky pun mengiyakan tawaran tersebut dengan alasan banyak referensi pembuatan program tersebut di mesin pencari seperti Google.

“Saya pikir ini kesempatan, mendapatkan proyek langsung, nilai proyeknya Rp 1,5 juta, dikasih 7 hari, coding, ternyata pas hari H software saya yang dipakai, dan itu bisa ditonton jutaan masyarakat Indonesia,” ujar dia.

Meski bangga karena produknya memberikan manfaat banyak ke masyarakat, namun dirinya mengaku gusar lantaran nilai proyek tersebut ternyata Rp 200 juta.

“Kebayang nggak pointnya, karena fokus melakukan keberanian itu dari situ saya belajar, kenapa saya berani mengeluarkan Bukalapak, karena dari quick count itu tangga awal Bukalapak, karena saya pernah,” kata dia.

“Jadi Bukalapak itu nggak ada modal, jadi butuh keberanian,” lanjut Zaky.

Adapun pengalaman yang membuat dirinya seperti sekarang ini, salah satunya kegagalan demi kegagalan.

Menurut Zaky, kegagalan adalah proses yang membuatnya sukses seperti sekarang ini.

“Justru karena gagal itu kita lebih berhasil, sebenarnya yang gak diketahui adalah keberanian lebih, jadi mungkin mirip kalau kita punya anak, kalau dia jatuh jalan nggak pernah marahin, treatment inovasi mirip didik anak,” tutup dia seperti dikutip detikfinance.

Pada tahun 2016, Achmad Zaky pernah mendapatkan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya pada 21 Juli 2016 yang diserahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo di Jambi.

Tanda Kehormatan ini merupakan penghargaan negara yang diberikan oleh Presiden atas jasa dan darma bakti seseorang kepada bangsa dan negara sehingga bisa dijadikan teladan bagi orang lain

Ia dianggap telah berperan secara aktif memajukan perekonomian pelaku UKM melalui online marketplace dengan memanfaatkan teknologi internet untuk memperluas pangsa pasar UKM serta memanfaatkan platform Bukalapak yang telah dirintisnya sehingga berdampak tinggi terhadap masyarakat (high impact).

Bukalapak saat ini telah berkembang dengan pesat, dan dianggap berhasil menjadi high impact enterprise di Indonesia melalui bisnis marketplace online.

Bukalapak ingin mendorong para UKM agar dapat memanfaatkan teknologi seperti internet untuk dapat memperluas pangsa pasar mereka.

Para UKM dapat berjualan secara profesional dengan memanfaatkan platform Bukalapak, dan tentunya dengan sistem yang lebih aman dan terpercaya baik bagi para pelapak maupun para pembeli.

Bukalapak menyediakan kemudahan prosedur berjualan di Bukalapak dengan platform yang menarik dan mudah untuk dimengerti, terutama bagi para pengusaha kecil-menengah untuk berjualan online.

Sharing is caring!
  • 6
    Shares
  • 6
    Shares
To Top
error: Content is protected !!