Hukum

KPK OTT Bupati Lampung Selatan, Presiden Angkat Bicara

Selidiki.com, Sumedang – Presiden Joko Widodo akhirnya angkat bicara mengenai Operasi Tangkap Tangan (OTT)  yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan, yang juga adik kandung Ketua MPR.

Menurut Presiden Jokowi, semua pejabat negara harus tertib hukum. Makanya ia menekankan pentingnya integritas bagi setiap pejabat publik.

“Saya menekankan integritas, titip kepada seluruh bupati/walikota/ gubernur dan seluruh ASN kita,bahwa  jangan ada yang bermain main dengan yang namanya anggaran,”kata  Jokowi usai melantik Pamong Praja di Lapangan Parade Abdi Praja IPDN, Kampus IPDN, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (27/7/2018).

Sebagaimana diketahui sebelumnya, OTT dilakukan sejak Kamis hingga Jumat dini hari (26-27/7/2018).

Baca juga: Zulkifli Hasan Minta Habib Rizieq Tak Usah Nyapres, Lebih Baik Jalani Peran Ulama

 

Dalam momen itu, terdapat ada duit Rp 700 juta yang ikut diamankan dari OTT terhadap adik Ketua MPR Zulkifli Hasan ini.

Diduga terkait proyek infrastruktur. Total pihak yang amankan dalam OTT itu menjadi 12 orang.

Jokowi percaya bahwa KPK bertindak profesional melakukan dalam gelaran  OTT .

“Kita tahu KPK bertindak profesional sesuai kewenangan dan itu harus dihargai,”imbuh Jokowi.

”OTT tersebut melibatkan belasan terduga yang ikut diamankan  KPK. Sampai pagi ini diamankan sekitar 12 orang,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di Jakarta, Jumat (27/7/2018).

Sharing is caring!
  • 10
    Shares
  • 10
    Shares
To Top
error: Content is protected !!