Pemerintahan

6 Parpol ini Usung Jokowi Sebagai Capres 2019, Koalisi Sepakati Satu Nama Cawapres

Koalisi Partai Pendukung Jokowi 2019

Selidiki.com, Jakarta – Enam partai politik (Parpol) di Parlemen resmi mengusung petahana Joko Widodo sebagai calon presiden (Capres) 2019.

Keputusan itu disepakati dalam pertemuan koalisi pengusung Jokowi 2019 yang dihadiri oleh Presiden Jokowi dan enam ketua umum parpol di Istana Bogor, Senin malam (24/7).

Enam ketum parpol itu adalah, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Ketum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketum Partai Hanura Oesman Sapta dan Ketum PPP M. Romahurmuziy.

“Koalisi sepakat mengusung kembali Jokowi sebagai Capres 2019 tanpa reserve,” kata Romahurmuziy membocorkan isi pertemuan.

Baca juga: Akankah Presiden Jokowi Menang dengan Mudah di Pilpres 2019?

Jelas Rommy sapaan akrabnya, koalisi menyepakati enam parpol sebagai formasi solid pengusungan.

Dalam hal masih ada parpol lain yang dalam perundingannya di tempat lain tidak berakhir happy ending, koalisi tidak membatasi hanya pada enam parpol saja.

“Namun demikian, tambahan anggota koalisi harus disepakati seluruh anggota yang enam secara mufakat,” tutupnya seperti dikutip kantor berita politik Rmol.

Koalisi Sepakati Satu Nama Wapres Jokowi

Selanjutnya, koalisi 6 partai pengusung Jokowi (Joko Widodo) ini juga sudah menyepakati satu nama calon wakil presiden (Cawapres) pendamping petahana pada Pilpres 2019.

“Koalisi menyepakati secara bulat satu nama cawapres warga terbaik Indonesia untuk mendampingi Jokowi,” kata Ketua Umum PPP M. Romahurmuziy, Selasa (24/7).

Baca juga: Ustaz Abdul Somad Kecewa TGB Dukung Jokowi 2 Periode

Kesepatan itu diputuskan dalam pertemuan Jokowi dengan enam ketua umum partai politik koalisi tadi malam di Istana Bogor.

Adapun kapan penyampaian nama cawapres tersebut kepada publik, koalisi memberikan kehormatan tertinggi kepada Presiden Jokowi untuk mengumumkannya.

“Koalisi juga menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi untuk menentukan hari baik pendaftaran pada hari-hari terakhir pendaftaran Pilpres 4-10 Agustus 2018, menyesuaikan juga dengan kesibukan tugas-tugas negara yang beliau emban,” tutup Rommy. [rus/rmol/selidiki]

Sharing is caring!
  • 9
    Shares
  • 9
    Shares
To Top
error: Content is protected !!