Aceh

OTT KPK : Ternyata Ada Kalimat “Kalian Hati-Hati, Beli Nomor HP Lain”

Irwandi Yusuf Beberkan Jasa Jasanya untuk Pemerintah

Selidiki.com, Jakarta Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan memiliki alat bukti yang cukup untuk menjerat Gubernur Aceh Irwandi Yusuf sebagai tersangka suap penggunaan Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA).

Sebelum ditangkap dalam operasi senyap, Gubernur Irwandi dan penyuapnya diduga sudah mengetahui telah diintai KPK. Kalimat untuk mengganti nomor ponsel pun muncul dalam percakapan mereka.

“Sempat muncul juga dalam komunikasi kalimat ‘kalian hati-hati, beli HP nomor lain‘,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Senin (9/7/2018).

Namun Febri tak menjelaskan kalimat tersebut muncul dari siapa. Diduga kalimat tersebut berkaitan dengan percakapan perihal pemberian fee dari Bupati Bener Meriah Ahmadi kepada Gubernur Aceh Irwandi Yusuf.

Baca Juga : Ternyata Ada Kode “Satu Meter” Di Kasus Suap Gubenur Aceh

Febri mengatakan, dalam penanganan kasus suap Gubernur Aceh, pihak lembaga antirasuah hanya mengacu pada hukum yang berlaku. Tidak ada unsur lainnya.

Termasuk dalam menetapkan Gubernur Irwandi Yusuf, Bupati Ahmadi, dan dua pihak swasta Hendri Yuzal dan Syaiful Bahri sebagai tersangka.

Baca Juga : Darwati Datang Ke Kantor PDIP Curhat Soal OTT KPK Irwandi Yusuf

“Dalam melaksanakan tugas, KPK memastikan bertindak profesional dan sesuai aturan hukum yang berlaku,” kata Febri.

 Irwandi sebelumnya terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Dalam kasus ini, KPK menjerat empat orang tersangka. Irwandi, dua pihak swasta bernama Hendri Yuzal dan Syaiful Bahri. Mereka diduga sebagai penerima suap. Sedangkan sebagai pemberi suap, KPK menjerat Bupati Bener Meriah Ahmadi.

Baca Juga : Haji Uma Minta Masyarakat Dukung KPK, Kalau Tidak Bersalah Tidak Usah Takut Dan Galau

Bupati Ahmadi diduga memberi suap Rp 500 juta dari total fee Rp 1,5 miliar terkait ijon proyek pembangunan infrastrukur yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh tahun anggaran 2018. Pemberian dilakukan Bupati Ahmadi melalui Hendri Yuzal dan Syaiful Bahri.

Sharing is caring!
  • 16
    Shares
  • 16
    Shares
To Top
error: Content is protected !!