Hukum

Terungkap, Ini Penyebab Steffy Burase Dicekal ke Luar Negeri

Steffy Burase Diduga Istri Siri Irwandi Yusuf Menikah Lagi

SELIDIKI.COM, JAKARTA – KPK mencegah tim ahli Aceh Marathon Fenny Steffy Burase, terkait OTT Gubernur Aceh Irwanddi Yusuf. Steffy dicegah ke luar negeri karena KPK ingin mengklarifikasi aliran dana.

KPK akan menelusuri adanya informasi terkait aliran dana dan pertemuan-pertemuan dengan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf.

Pasalnya, KPK menduga adanya aliran dana ke kegiatan Aceh Marathon. Steffy sendiri diketahui merupakan tim ahli dalam acara Aceh Marathon.

“Terhadap saksi ke-3 (Fenny Steffy Burase) ada informasi terkait aliran dana yang perlu diklarifikasi dan pertemuan-pertemuan dengan tersangka yang relevan dengan perkara ini,” tutur Febri Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Senin (9/7/2018).

steffy burase

foto: @steffyburase

Selain Steffy, KPK juga mencegah 3 orang lainnya yaitu Nizarli, Rizal Aswandi, dan Teuku Fadhilatul Amri.

Terhadap saksi tersebut, KPK akan memperdalam proses pengadaan dan kebutuhan pemeriksaan kasus dana otonomi khusus Aceh (DOKA).

Baca juga: KPK Cekal Steffy Burase dan 3 Lainnya Ke Luar Negeri, Ada Apa?

“Tentang kaitan para saksi yang dicegah ke luar negeri, kami sampaikan bahwa pencegahan ke luar negeri terhadap sejumlah saksi tersebut perlu dilakukan untuk kebutuhan pemeriksaan bagi saksi-saksi nantinya,” ujarnya.

“Terhadap pejabat ULP dan PUPR, kami perlu memperdalam proses pengadaan yang dilakukan. Pengadaan yang terkait dengan penggunaan dana DOKA,” sambung Febri.

Irwandi Yusuf ditetapkan KPK sebagai tersangka. Dia diduga menerima suap dari Bupati Bener Meriah Ahmadi, yang juga ditetapkan menjadi tersangka.

“Diduga pemberian oleh Bupati Bener Meriah kepada Gubernur Aceh sebesar Rp 500 juta, bagian dari Rp 1,5 miliar yang diminta Gubernur Aceh,” kata Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan, Rabu (4/7).

Duit suap Rp 500 juta diduga akan digunakan untuk kegiatan Aceh Marathon 2018.

Selain itu, ada dua orang swasta lainnya yang juga ditetapkan sebagai tersangka.

Keduanya adalah Hendri Yuzal dan Syaiful Bahri.

Baca juga: Koalisi NGO HAM Aceh Ungkap Kejanggalan OTT Irwandi Yusuf

Steffy Burase Dicekal Bersama 3 Lainnya

Fenny Steffy Burase

Fenny Steffy Burase (foto)

Seperti diinformasikan sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai melakukan penggeledahan di rumah para tersangka dugaan kasus korupsi dana Otsus Aceh, Sabtu (7/7/2018). KPK pun mencegah empat orang untuk berangkat ke luar negeri.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah membenarkan bahwa adanya penggeledahan di rumah para tersangka yaitu, Irwandi Yusuf, Hendri Yuzal dan Teuku Saiful Bahri.

Menurut Febri dengan mengacu pada Pasal 12 UU KPK, lembaga anti rasuah ini juga melakukan pencegahan ke luar negeri terhadap empat orang selama 6 bulan terhitung Jumat, 6 juli 2018,

Yaitu, Nizarli, Rizal Aswandi, Fenny Steffy Burase dan Teuku Fadhilatul Amri,” sebut Febri Diansyah.

Dirinya menuturkan, pihak-pihak tersebut perlu dicegah agar tidak berangkat ke luar negeri.

Baca juga: Usai Ditahan KPK, Irwandi Yusuf Beberkan Jasa-Jasanya untuk Pemerintah

Menurutnya, ini dilakukan agar ketika mereka dibutuhkan keterangannya, maka langsung dapat dilakukan pemeriksaan.

Dalam kesempatan itu, tambah Febri, KPK mengucapkan terimakasih pada masyarakat setempat yang turut membantu kelancaran penyidikan ini.

Perlu kita pahami bersama, apa yang dilakukan KPK saat ini adalah semata-mata proses penegakan hukum.

Penyidikan dan penahanan dilakukan dengan dasar kekuatan bukti.

Sharing is caring!
  • 12
    Shares
  • 12
    Shares
To Top
error: Content is protected !!