Politik

Sam Aliano Buat Dua Sayembara dengan Iming-iming Rp 6 Miliar

Sam Aliano Buat Dua Sayembara dengan Iming-iming Rp 6 Miliar
Foto | poskotanews

SELIDIKI.COM, JAKARTA – Pengusaha Sam Aliano menunjukkan dua koper yang diklaim berisi uang Rp 5 miliar. Sepuluh gepok uang Rp 100 ribu dia letakkan di atas koper dan ditunjukkan kepada wartawan.

“Kepada warga yang bisa tangkap hidup atau mati otak teroris itu, membawa ke kepolisian, saya siap membawa uang kepada orang yang bisa tangkap teroris itu,” ujar Sam Aliano kepada wartawan di Jalan Wahid Hasyim, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Kamis, 17 Mei 2018.

Pria yang mendeklarasikan diri sebagai calon Presiden Republik Indonesia 2019 itu mengajak masyarakat tidak takut mengungkap pelaku terorisme.

“Kenapa harus takut? Lihat saya ini, biar kalian semua melawan, jangan takut. Mereka semua kecil, kalau kita pikir-pikir,” ujar Sam Aliano, yang mengaku sebagai Ketua Asosiasi Pengusaha Muda Indonesia.

Pria berdarah Turki ini telah memasang baliho berisi kesiapannya menjadi calon Presiden Indonesia 2019-2024. Salah satu baliho itu terdapat di Jalan Warung Buncit, Jakarta Selatan.

Baca juga: Selidiki Sosok Sam Aliano, Capres yang Janji Lunasi Utang RI dan Umrahkan Pemilih Dirinya

Baliho tersebut belum dia turunkan, padahal Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta Muhammad Jufri telah mengeluarkan imbauan untuk mencopotnya.

“Kami hanya bisa beri imbauan untuk tidak memasang baliho pencalonan tersebut. Sebab, memang belum waktunya melakukan kampanye,” ucap Muhammad Jufri.

Sayembara yang pertama

Kampanye Sam Aliano telah dimulai sejak tahun lalu. Pada 22 November 2017, dia menjanjikan uang Rp 1 miliar untuk warga yang bisa menangkap pria misterius yang merusak karangan bunga miliknya.

Saat itu, dia mengirim karangan bunga bernada satire kepada Setya Novanto yang sedang dirawat di Rumah Sakit Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM). Bingkisan bunga #SaveTiangListrik dan #SaveMrBakpao tersebut dirusak orang tak dikenal.

“Jadi saya benar-benar serius, tidak bohong, dan tidak bercanda, karena perusakan bunga itu terkait dengan harga diri saya,” tutur Sam Aliano kepada wartawan di kantornya, Jalan Wahid Hasyim, Tanah Abang.

Menurut dia, sayembara tersebut dilakukan sebagai bentuk pembelaan terhadap harga dirinya. Sebab, kata dia, apa yang dilakukannya untuk Setya Novanto adalah bentuk ungkapan simpati. Meskipun ditambahkan tanda pagar (tagar) bernada satire.

“Saya berharap pelaku bisa ditangkap dalam waktu dekat. Berikan informasi jika melihat pelakunya ke nomor 0811-1111-197,” ujar Sam Aliano menunjukkan tumpukan sepuluh gepok uang Rp 100 ribu kepada wartawan. Uang yang sama juga ditunjukkan kepada jurnalis pada 17 Mei 2018. [tempo]

Sharing is caring!
To Top
error: Content is protected !!