Politik

Politikus Gerindra Minta Jokowi dan Kapolri Mundur, Ini Alasannya

Muhammad Syafii gerindra

SELIDIKI.COM, JAKARTA – Politikus Partai Gerindra, yang juga Ketua Pansus RUU Terorisme, Muhammad Syafiimengaku prihatin bahkan kecewa dengan ulah teroris. Bahkan Polri sempat jadi bulan-bulanan sang teroris.

Bayangkan, dalam seminggu puluhan warga sipil dan polisi jadi korban kekerasan bahkan berujung direnggut nyawa.

Sebanyak empat terduga teroris ditembak mati, satu polisi Ipda Auzar dilaporkan turut meninggal seusai ditabrak mobil yang dikendarai teroris. Bahkan dua orang wartawan juga menjadi korban sebelum kemudian dilarikan ke rumah sakit.

“Pemerintah ini gagal untuk mengamankan, karena teroris dimana-mana sekarang. Lebih baik Jokowi legowo mundur saja. Terus nilai tukar rupiah terhadap dolar juga terus melemah,” kata Syafii atau biasa disapa Romo kepada wartawan di Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Baca juga: Mengharukan, Ini Pesan Terakhir Ipda Auzar untuk Wakapolri

“Yang dibutuhkan Indonesia saat ini adalah pemimpin yang bisa membuat rakyatnya sejahtera, keamanan terkendali, dan perekonomian stabil,” kata dia.

Tak hanya Jokowi, Romo juga menghimbau agar Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kapolda Riau Irjen Nandang juga mundur, karena keduanya telah kecolongan pasca teror bom bunuh diri di Surabaya, Jawa Timur.

“Lihat kecolongan lagi, ini gimana deteksinya,” sesal Syafii. [netralnews]

Sharing is caring!
To Top
error: Content is protected !!