Daerah

DPR Aceh akan Laporkan Bawaslu RI ke DKPP

Foto | portal satu

SELIDIKI.COM, BANDA ACEH – DPR Aceh akan akan mengambil langkah-langkah dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI terkait rekrutmen komisioner Panwaslih Aceh.

“Rencananya begitu. Ini juga sudah kami putuskan dalam Badan Musyawarah (Banmus) dan hari ini akan dilakukan dalam sidang DPRA Paripurna, ”kata Ketua Fraksi Partai Aceh di DPRA, Iskandar Usman Al-Farlaky, Minggu (6/5).

Menurut Al-Farlaky, pembatalan pasal 557 ayat 2 UU Nomor 7 Tahun 2017 membuat pasal 551 ayat 1 UU Nomor 7 Tahun 2017 yang semakin mendesak KIP dan Panwaslih sekaligus mengaturnya pada UUPA, mulai dari rekrutmen sampai pelantikan.

“Perserikatan sudah ingatkan pihak Bawaslu dulu untuk tidak merekrut Panwaslih Aceh. Tapi tidak digubris, mereka tetap jalan, ”ucapnya.

Iskandar menjelaskan, niat UU Pemilu adalah untuk merilis dualisme Panwaslih dan Bawaslu, Pengawas, baik pemilu maupun Pilkada adalah Panwaslih UUPA. Jadi adalah keliru jika dipahami Panwaslih bentukan Bawaslu untuk awasi Pemilu, sementara Panwaslih bentukan DPRA untuk mengeksplorasi Pilkada.

Sebenarnya, terang Iskandar, dengan adanya putusan MK, tidak ada lagi dua lembaga pengawas seperti dikemukakan ketua Panwaslih Aceh sebelumnya.

“Pernyataan yang sangat menyederhanakan masalah, padahal memiliki implikasi hukum yang sangat berbeda,” ujar Ketua FRaksi PA ini, seperti dikutip Serambi.

Sharing is caring!
To Top
error: Content is protected !!