Daerah

Ribuan Orang Tonton Eksekusi Cambuk Dua Terpidana PSK “Apam Online” di Banda Aceh

Eksekusi Cambuk Dua PSK Apam Online di Banda Aceh

SELIDIKI.COM, BANDA ACEH – Dua terpidana kasus penjaja “apam online” atau psk online menjalani eksekusi cambuk di halaman Masjid Jamik, Lueng Bata, Kota Banda Aceh, secara terbuka dan disaksikan oleh ribuan orang pengunjung pada hari Jumat (20/4/2018) .

Kedua PSK berinisial M dan N dihukum cambuk setelah dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Syariah Kota Banda Aceh.

Kasus prostitusi online yang divonis ditangkap oleh polisi di salah satu hotel berbintang di Kota Banda Aceh pada 22 Oktober 2017.

Setelah divonis bersalah oleh Pengadilan Syariah, mereka pun dicambuk masing-masing 11 kali sabetan setelah dipotong 4 kali masa tahanan.

Baca juga: Terungkap, Inilah Alasan Para PSK di Aceh ini “Jual Apam” Online

Selain dua PSK yang dihukum secara online, tiga pasangan non-muhrim yang melanggar ikhtilat (cumbu) juga menjalani eksekusi cambuk secara terbuka di halaman masjid dan dilihat umum, masing-masing pasangan Z dan E, P dan R, dan Y dan A.

Mereka terbukti melakukan ikhtilat dan masing-masing dicambuk dari 20 hingga 25 kali dan dipotong masa penahanan.

Peraturan Gubernur (Pergub) Aceh Nomor 5 Tahun 2018 yang mengatur Pelaksanaan Hukum Acara Jinayat di penjara telah ditandatangani bersama dalam MoU antara Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dengan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H Laoly di Banda Aceh pada Kamis (12/4/2018).

Walaupun demikian, saat ini Pemerintah Kota Banda Aceh masih melaksanakan hukuman cambuk terhadap delapan pelanggar hukum syariat Islam di halaman Masjid Jamik, Lueng Bata, secara terbuka dan dapat dilihat umum.

Baca juga: Selidiki Pro Kontra Pelaksanaan Hukuman Cambuk di Dalam Lapas

“Kami melakukan eksekusi cambuk saat hari ini sesuai dengan aturan dan teknik yang ada, tidak melawan Pergub, dan kami telah melakukan petunjuk dari ulama di Kota Banda Aceh,” kata Zainal Arifin, Wakil Walikota Banda Aceh, Jumat ( 20/4/2018).

Sharing is caring!
To Top
error: Content is protected !!