Edukasi Islam

Aksi 64 Demo Tuntut Sukmawati, Alumni 212: Ahok di Dalam Sana Menyaksikan Kita…

Aksi 64 Demo Tuntut Sukmawati

SELIDIKI.COM, JAKARTA – Aksi 64 yang digelar Alumni 212 di BareskrimPolri, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, salah seorang orator massa aksi di atas mobil komando, menyerukan agar Polri segera menetapkan Sukmawati Soekarnoputri sebagai tersangka.

Alasannya, orator itu menyebut, puisi Sukmawati ‘Ibu Indonesia’ yang menyinggung soal syariat Islam, cadar, dan adzan, merupakan bentuk penistaan agama.

Bersuara lantang, orator itu menambahkan, jika Polri tidak menetapkan putri Presiden pertama Soekarno itu sebagai tersangka, maka terpidana kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok akan menganggap bahwa hukum di Indonesia tebang pilih.

Baca juga: Alumni 212 Tutup Pintu Maaf Untuk Sukmawati, hukum Tetap Dilanjutkan

“Tentu Ahok di dalam sana menyaksikan bagaimana sikap kita. Apakah hukum itu berani tajam ke atas? Karena itu jangan sampai kita lemah. Penista agama tidak boleh ada di Indonesia. Takbir!” ujarnya di depan BareskrimPolri, Jumat (6/4/2018).

“Polri harus mempunyai nyali untuk menetapkan Sukmawati Soekarnoputri sebagai tersangka, takbir!” Tegasnya.

Sebelumnya, puisi ‘Ibu Indonesia’ yang dibacakan Sukmawati Soekarnoputri dalam acara ’29 Tahun Anne Avantie Berkarya’ di Indonesia Fashion Week 2018 beberapa hari lalu, menuai kecaman karena menyinggung soal syariat Islam, cadar, dan adzan. Sukmawati kemudian dilaporkan sejumlah pihak ke polisi, atas tuduhan penistaan agama.

Baca juga: Ketua MUI Minta Umat Islam Memaafkan Sukmawati

—-

Sharing is caring!
To Top
error: Content is protected !!