Aceh

Sukmawati Tidak Cukup Dengan Minta Maaf, ini Harus Diproses Secara Hukum

Selidiki.com, Banda Aceh – Mantan aktivis Referendum Aceh, Faisal Ridha, S. Ag, MM sangat menyayangkan puisi Sukmawati Soekarnoputri yang menyinggung perasaan umat Islam Indonesia. Baik sengaja atau pun tidak Sukmawati telah menyudutkan umat Islam, kata Faisal.

Faisal menyebut tindakan Sukmawati telah turut merusak semangat Kebhinekaan yang selama ini terus dikampanyekan oleh pemerintah Jokowi.

“Puisi Sukmawati adalah bencana bagi kebhinekaan dan keberagaman Indonesia yang terdiri dari banyak suku dan agama. Dalam puisinya, Sukmawati telah dengan sengaja menyudutkan umat Islam sebagai penduduk mayoritas di negeri ini,” Jelas Faisal.

Baca Juga : Sukmawati Soekarnoputri Minta Maaf usai Puisi Kontroversinya Heboh

Mantan aktivis referendum Aceh ini meminta pemerintah agar tetap melakukan proses hukum kepada Sukmawati meskipun yang bersangkutan telah meminta maaf kepada umat Islam. Menurut Faisal, permintaan maaf saja tidak cukup, sebab Indonesia adalah negara hukum.

“Tidak cukup dengan minta maaf, Indonesia ini negara hukum. Jika semua pelanggaran hukum bisa selesai dengan minta maaf, lantas di mana posisi hukum?” tanya Faisal.

Baca juga: Haji Uma DPD RI asal Aceh Kecam Sukmawati Terkait Puisinya Yang Melecehkan Umat Islam

“Dalam kasus-kasus yang dinilai dapat merusak kebhinekaan, kita berharap agar para penegak hukum dapat bertindak tegas. Ini demi terjaganya persatuan Indonesia agar tidak dirusak oleh oknum-oknum tertentu,” lanjut Faisal.

Baca juga: Dianggap Lebih Parah dari Ahok, Politikus Hanura Laporkan Sukmawati ke Polisi

Penegakan hukum terhadap Sukmawati, menurut Faisal, sangat penting agar menjadi pembelajaran bagi masyarakat sehingga kasus-kasus serupa tidak lagi terulang di masa mendatang, demikian tutup Faisal Ridha.

Sharing is caring!
To Top
error: Content is protected !!