Hukum

Ingin Lampiaskan Nafsu, Gadis ini Tega Cabuli Ponakannya Pakai Pensil dan Lidi

SELIDIKI.COM, BANDA ACEH – Demi memuaskan nafsu birahinya, seorang gadis di Banda Aceh tega mencabuli keponakannya yang masih berusia 7 tahun.

Tersangka mencabuli ponakannya itu dengan menggunakan pensil dan lidi. Dari pemeriksaan petugas diketahui, aksi tersangka sudah yang kesekian kalinya dilakukan di kamar korban.

Aksi bejat pelaku berinisial SS (28) ini berhasil diungkap, setelah orang tua korban memergoki korban yang memasukkan pensil dan lidi ke dalam kemaluan anaknya.

Orang tua korban pun menginterogasi anaknya itu. Setelah didesak korban pun mengaku jika aksinya itu kerap kali dilakukan bersama bibinya, SS.

Orang tua korban yang mendengar pengakuan korban pun melaporkan pelaku SS ke Satreskrim Polresta Banda Aceh.

Baca juga: Waduh, Kapolsek Tepergok Selingkuhi Istri Anak Buahnya Sendiri

Tak lama kemudian tersangka pun dijemput paksa petugas ke Mapolresta Banda Aceh. Di hadapan petugas, tersangka hanya bisa tertunduk malu dan menyesali perbuatannya itu.

Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Banda Aceh, Ipda Septia Intan Putri mengatakan, kasus ini berawal dari kecurigaan ibu korban terhadap perilaku anaknya yang masih berumur tujuh tahun tersebut.

“Di mana dirinya memergoki anaknya memainkan kemaluannya dengan menggunakan pensil. Dari interograsi kepada anaknya terungkap jika sebelumnya bundanya (panggilan korban terhadap pelaku) juga pernah melakukan hal yang sama terhadap dirinya,” ucap Septia saat gelar perkara di Mapolresta Banda Aceh, Kamis (8/3/2018).

Baca juga: Selidiki Prostitusi Online Gadis-gadis Belia, Ternyata Dilakoni Wanita Berumur 19 Tahun ini

Menurutnya, aksi bejat tersangka mencabuli keponakannya sendiri itu telah dilakukan sejak 2016 silam. Sebagian besar aksi tersebut dilakukan ketika korban sedang tidur di dalam kamarnya.

“Motifnya yaitu tersangka ingin melampiaskan nafsunya,” ucapnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, SS kini meringkuk di tahanan Mapolresta Banda Aceh.

Tersangka dijerat dengan Pasal 82 Ayat 1 juncto Pasal 76 E Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman lima tahun penjara dan maksimal 15 tahun serta denda Rp5 miliar.

Baca juga: Tidak Masuk Daftar Wanita Terkaya Indonesia Ternyata Harta Syahrini Cuma Segini

—-

Sharing is caring!
  • 21
    Shares
  • 21
    Shares
To Top
error: Content is protected !!