Aceh

Sadis dan Tragis, Suami di Aceh ini Tega Bunuh dan Gantung Istri di Depan Anak

SELIDIKI.COM, REDELONG – Pembunuhan sadis yang diskenariokan bunuh diri terjadi di Kampung Bukit Mulie, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Minggu (4/3).

Korbannya adalah seorang wanita berusia 22 tahun bernama Laila Maghfirah yang tak lain adalah istri pelaku. Tragisnya lagi, korban dibunuh dan mayatnya digantung di depan anak mereka yang masih berusia dua tahun.

Kronologi kasus pembunuhan yang menyedot perhatian masyarakat di dataran tinggi Gayo tersebut sedang ditangani Polres Bener Meriah bahkan suami korban bernama Suryadi (30) sudah jadi tersangka.

“Awalnya diskenariokan seolah-olah korban bunuh diri tetapi setelah didalami termasuk hasil visum tidak ada tanda-tanda korban bunuh diri, malah sebaliknya diduga dibunuh,” kata Kapolres Bener Meriah, AKBP Fahmi Irwan Ramli melalui Kapolsek Timang Gajah, Ipda Jufrizal SH kepada Serambi, Senin (5/3).

Baca juga: Selidiki Prostitusi Online Gadis-gadis Belia, Ternyata Dilakoni Wanita Berumur 19 Tahun ini

Polisi mulai mengenyampingkan dugaan bunuh diri setelah mendeteksi sejumlah kejanggalan, seperti surat wasiat yang seolah-olah dibuat oleh korban menjelang bunuh diri.

“Setelah diselidiki, tulisan pada surat wasiat itu lebih identik dengan tulisan suami korban,” ujar Jufrizal.

Sekitar empat jam setelah ditemukan korban tergantung, suami korban langsung diamankan ke Polsek Timang Gajah untuk dimintai keterangan. Kepada polisi, Suryadi mengakui terlebih dahulu membunuh istrinya sebelum digantung.

Menurut polisi, tersangka nekat membunuh istrinya dikarenakan masalah sepele. Kasus itu sendiri berawal pada Minggu (4/3) pagi sekitar pukul 06.00 WIB ketika mendapati anak perempuan mereka yang berusia dua tahun ngompol di tempat tidur. Sang suami menganggap istri tak becus mengurus anak hingga terjadi cekcok.

Baca juga: Polisi Aceh Utara Sudah Kantongi Pelaku Pembunuhan Wanita Hamil di Langkahan

Percekcocan pada Minggu pagi itu, menurut pengakuan tersangka kepada polisi bukan yang pertama tetapi sudah sering terjadi.

“Klimaksnya pagi itu ketika mendapati anak mereka ngompol hingga akhirnya terjadi pembunuhan yang berlanjut pada rekayasa seolah-olah korban bunuh diri,” kata Kapolsek Timang Gajah.

Tersangka menghabisi istrinya sekitar pukul 07.00 WIB–dugaan sementara dengan cara mencekik hingga tewas. Selanjutnya mayat korban digantung di dalam rumah dengan kain gendongan untuk mengelabui seolah-olah perempuan muda itu bunuh diri.

Semua adegan tragis dan mengharukan itu berlangsung di depan mata sang putri yang masih berusia dua tahun.

Polres Bener Meriah akan melakukan gelar perkara kasus tersebut dengan sangkaan dikenakan Pasal 44 ayat (3) UU RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga dengan ancaman kurungan penjara 15 tahun.

Baca juga: Ngeri, Wanita Ini Menarik 14 Cacing yang Telah Menghuni Matanya

—Serambinews–

Sharing is caring!
  • 23
    Shares
  • 23
    Shares
To Top
error: Content is protected !!