Kriminalitas

Selidiki Prostitusi Online Gadis-gadis Belia, Ternyata Dilakoni Wanita Berumur 19 Tahun ini

SELIDIKI.COM, JAKARTA – Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Pelabuhan Tanjung Priok yang dipimpin oleh Kepala Reskrim Ajun Komisaris Polisi Faruk Rozi dan Kepala Kejahatan Khusus (Krimsus) Inspektur Pertama Falva berhasil membongkar pelacuran online gadis-gadis muda belia. Ironisnya, mucikari dengan inisial FR yang memperdagangkan gadis-gadis muda tersebut masih berusia 19 tahun.

FR membeli gadis panggilan untuk menghibur para lelaki hidung belang di berbagai wilayah di Jakarta dengan tarif mulai dari Rp1 juta hingga Rp2 juta.

Menurut Kapolda Tanjung Priok Kapolres Ajun Komisaris Besar Eko Hadi Santoso, FR ditangkap pada Kamis (1/3/2018) sekitar pukul 8 malam di daerah Matraman, Jakarta Timur berkat laporan warga.

Awalnya polisi mengamankan dua perempuan di salah satu hotel di Jalan Sunter Permai Raya No. 1, Jakarta Utara. Keduanya adalah pelacur yang berusia 19 tahun.

Baca juga: Polisi Aceh Utara Sudah Kantongi Pelaku Pembunuhan Wanita Hamil di Langkahan

Dari kedua pekerja seks ini, polisi melakukan pengembangan dan berhasil menangkap FR sebagai germo.

Dalam pengadaan gadis-gadis itu untuk pemerhatian, FR mengiklankan di situs internet untuk menawarkan anak perempuan atau wanita untuk pemesanan. Masing-masing dijual dengan harga antara Rp1,2 juta dan Rp1,6 juta.

Kepada polisi, FR mengaku baru tujuh bulan menjadi germo atau mucikari. Tapi sebelumnya dia pernah menjadi PSK.

Saat ditangkap, petugas juga berhasil mengamankan beberapa barang bukti, termasuk dua pakaian dalam atau bra merah muda dan biru, dan celana dalam merah dan pink. Selain itu polisi juga mengamankan uang tunai senilai Rp2,5 juta, tiga handphone, serta buku tabungan dan kartu ATM.

“Mucikari serta korban dan barang bukti diamankan ke Polres Tanjung Priok untuk diselidiki lebih lanjut,” kata Eko.

Pelaku didakwa berdasarkan Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Manusia, Pasal 45 ayat 1 juncto Pasal 27 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Elektronik dan Transaksi, maka Pasal 506 KUHP.

Baca juga: Ngeri, Wanita Ini Menarik 14 Cacing yang Telah Menghuni Matanya

Sharing is caring!
  • 8
    Shares
  • 8
    Shares
To Top
error: Content is protected !!