Sosial & Budaya

Patung Perunggu Kuno di Larantuka diselundupkan ke Australia

SELIDIKI.COM, KUPANG – Sebuah objek warisan budaya dengan nilai historis untuk penduduk asli Larantuka, sebelah timur Pulau Flores telah diselundupkan ke Australia, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Sinun Petrus Manuk, menerangkan.

“Patung perunggu sekarang berada di Canberra, Australia. Pemerintah NTT belum tahu persis bagaimana patung perunggu dari Larantuka, Flores, yang merupakan objek warisan budaya, diselundupkan ke Australia,” kata Manuk kepada Antara di Kupang.

Dia mengatakan berdasarkan informasi yang dipegang oleh Pemerintah Provinsi NTT, patung perunggu seorang wanita tenun dan menyusui balita di Larantuka, adalah duplikat buatan Yogyakarta.

“Patung perunggu asli sekarang ada di Canberra, sedangkan patung saat ini di Flores Timur adalah duplikat,” tambah Manuk.

Baca juga: Wisata Kebun Kurma Puncak Gunung Salak Aceh Utara Segera Dibuka

Warisan budaya perunggu Indonesia dipamerkan di Galeri Nasional Australia beberapa tahun lalu.

Manuk menegaskan, pemerintah provinsi NTT akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk dapat membantu mengembalikan benda cagar budaya ke NTT.

“Warisan budaya telah melintas negeri sehingga pemerintah pusat berwenang membawa kembali benda cagar budaya ke Indonesia,” katanya.

Manuk berharap bantuan pemerintah Australia mengembalikan patung tersebut ke Indonesia karena benda cagar budaya tersebut memiliki nilai sejarah bagi penduduk asli Larantuka, daerah di ujung timur Pulau Flores.

Baca juga: Mengapa Majalah Jerman Pilih Sumba sebagai Pulau Terindah di Dunia?

Sharing is caring!
To Top
error: Content is protected !!