Aceh

Ibnu Basir : Berpolitiklah Dengan Bersih dan Jujur

Ibnu Basir

SELIDIKI.COM, LHOKSEUMAWE – Menuju Pemilu di 2019 yang akan datang, suhu politik akan semakin memanas dan kompetisi akan semakin keras. Ibnu Basir ikut angkat bicara dan berpesan agar politik seharusnya berjalan secara bersih dan jujur.

“Dalam hal ini seharusnya seluruh politisi tetap tenang, teguh, berhati dingin. Bersama kita berjuang demi harkat dan martabat Aceh yang lebih baik ke depan, namun tetap dilakukan dengan politik yang bersih, cerdas, dan santun”, ujarnya Rabu (28/02/2018).

Dirinya juga mengingatkan para politikus bahwa sebagai kader penerus amanat dari para indatu dan leluhur kita Aceh, maka sudah seharusnya kita memberi contoh yang baik bagi kemaslahatan ummat di muka bumi Aceh ini.

Selaku penerus yang amanah tentu kita harus memahami politik dalam artian sesungguhnya. Bahwa politik itu pengabdian kepada rakyat.

Baca Juga : Empat Partai Politik di Aceh Lolos Masuk Pemilu 2019

“Maka bagi para pemimpin harus benar-benar mengabdi dan menjaga amanah yang telah di berikan oleh rakyat. Jika anda tidak melakukan itu maka sudah sepantasnya anda disebut sebagai pemimpin yang munafik dan sudah layak disebut sebagai bajingan. Siapapun orangnya jika tidak melihat rakyatnya setelah memimpin maka sudah pantas di sebut Sampah Rakyat”, tegas Ibnu Basir kepada Tim Penyelidik Selidiki.com.

Baca Juga : Membongkar Sosok Hasan Tiro Pencetus Kemerdekaan Aceh

“Kita harus tahu bahwa muara politik adalah pengabdian kepada bangsa dan Negara dalam arti sesungguhnya. Namun, dalam proses politik mencapai tujuan, politik harus tetap dilakukan dengan bersih, cerdas, dan santun. Ini yang harus kita tanam pada genersi penerus kita di Aceh”.

Lebih lanjut Ibnu Basir S.pd.I, M.Pd. menyampaikan jangan berpolitik jika dalam pikiran anda hanya uang, serta ingin memperkaya diri dan keluarga.

Jika hal ini kita lakukan maka Aceh tetap seperti ini sampai akhir jaman. Kita harus menunjukkan dan memberikan contoh dalam etika politik dan aturan main demokrasi yang baik.

Kepada semua pejabat pemerintahan yang berasal dari parpol mana pun, apakah menteri, gubernur, bupati, dan walikota juga harus mengutamakan tugas untuk rakyat, negara dan bangsa kemudian tugas untuk partai politik.

Baca Juga : Inilah Tujuan Mengejutkan Orang Pura-Pura Gila Mencari Ulama Aceh

Hari ini banyak para pemimpin yang mengubar janji manis semanis madu, namun setelah ia jadi pemimpin semua janji itu menjadi janji palsu, sungguh ini hal yang mengecewakan bagi rakyat.

Orang – orang seperti ini sangat pantas kita doakan untuk cepat diambil oleh Yang Maha Kuasa, karena hidup mereka tak lebih dari sekedar sampah yang tidak ada artinya sama sekali.

Maka jangan sampai kita salah dalam memilih pemimpin karna jika salah dalam memilih sungguh kita akan dipimpin oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab.

“Saya yakin masyarakat sudah pandai dalam melihat mana pemimpin yang jujur amanah dan bijaksana untuk memimpin Aceh menjadi lebik baik lagi, maka pilihlah pemimpin yang benar-benar akan memperjuangkan kemakmurat rakyat di masa depan, bukan karna Uang”, tutup Ibnu Basir.

____

Sharing is caring!
  • 47
    Shares
  • 47
    Shares
To Top
error: Content is protected !!