Peristiwa

Masjid di Tuban Dirusak Sekelompok Orang, Polisi Masih Selidiki Motif Penyerangan

SELIDIKI.COM, TUBAN – Sejumlah warga yang tinggal di sekitar masjid Baiturrohim di Kelurahan Kingking, Kecamatan/Kabupaten Tuban digemparkan dengan adanya sekelompok orang yang mengamuk dan menyerang masjid, Selasa (13/2/2018) dini hari.

Akibatnya, kaca dari pintu dan juga jendela di masjid Baiturrohim pecah berantakan. Infomasi menyebutkan, penyerangan masjid jami’ itu terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Pelaku membawa mobil pribadi yang terdapat sebanyak enam orang termasuk dua anak kecil.

“Saya ya kaget, suaranya kenceng, lalu saya datang ke sini. Ternyata kacanya sudah pecah,” ujar Muflik, salah satu takmir masjid yang pertama datang di lokasi.

Mengetahui hal itu, Muflik yang tinggal tak jauh dari masjid itu langsung berusaha menanyai pelaku. Namun, saat itu pelaku justru masih marah dan akhirnya ia mencari bantuan dengan melapor ke Polsek Kota Tuban.

“Saya ya langsung lapor ke Polsek Kota. Saya sempat mau tanya yang perempuan, tapi yang laki-laki ngamuk,” tambahnya.

Baca juga: Menag: Selidiki dan Ungkap Motif Kekerasan pada Tokoh Agama

Petugas kepolisian dari jajaran Polres Tuban yang mendapatkan laporan langsung mengamankan lokasi kejadian penyerangan masjid. Selanjutnya, polisi berhasil mengamankan pelaku yang merupakan rombongan satu mobil pribadi itu.

Suasana sesudah Mesjid Kingking Tuban Di rusak dan diserang sekolompok orang

Suasana sesudah Mesjid Kingking Tuban dirusak dan diserang sekolompok orang

Kaki dan Tangan Pelaku Perusakan Masjid Berdarah-darah

Salah seorang pelaku penyerangan ini mengalami luka-luka dan terus mengeluarkan darah saat diamankan lalu polisi langsung membawa ke rumah sakit.

Hingga saat ini pelaku penyerangan masjid yang menggunakan mobil Inova dengan nomor polisi H 8697 JQ sudah berada di Polres Tuban. Petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui motif pengrusakan masjid.

Baca juga: Gereja St Lidwina Sleman Diserang, Ini Identitas Pelaku dan Kronologinya

Sharing is caring!
To Top
error: Content is protected !!