Kesehatan

Hati-Hati, Kerja Shift di Malam Hari Tingkatkan Risiko Obesitas

Kerja Shift Malam Beresiko Obesitas

SELIDIKI.COM – Bagi Anda yang sering bekerja di malam hari, Anda harus mulai menyesuaikan diet Anda. Pasalnya, peneliti menemukan, orang yang bekerja di malam hari lebih cenderung mengalami obesitas dibanding mereka yang rutin bekerja pagi sampai sore hari.

Para peneliti menganalisis data dari 28 penelitian yang melibatkan lebih dari 270.000 responden. Orang yang diteliti adalah pekerja di berbagai sektor seperti perawatan kesehatan, pemerintah, manufaktur, dan telekomunikasi, seperti dilansir Washington Post.

Secara keseluruhan, peneliti membandingkan mereka yang bekerja malam dengan mereka yang tidak bekerja di malam hari.

Baca juga: Cara Meningkatkan Kesehatan Tulang, Cegah Osteoporosis Sejak Dini

Dari hasil penelitian, pekerja malam berisiko 23 persen lebih berisiko terhadap obesitas, terutama jika mereka bekerja shift malam dengan jangka waktu yang panjang.

Orang yang bekerja semalaman bahkan memiliki 43 persen risiko kelebihan berat badan atau obesitas dibanding mereka yang hanya sesekali bekerja di malam hari.

Di antara mereka yang kelebihan berat badan atau obesitas, mereka umumnya mengalami perut buncit atau obesitas.

Diperkirakan ada 20 persen angkatan kerja di seluruh dunia, yang pekerjaannya melibatkan shift malam, baik rutin maupun rotasional.

Selain mengganggu pola tidur, bekerja di malam hari juga berisiko tinggi terkena penyakit jantung, diabetes, masalah pencernaan dan masalah kesehatan mental. Penelitian ini dimulai oleh Obesity Reviews.

Baca juga: 4 Manfaat Kesehatan Sarapan dengan Makan Telur

Sharing is caring!
To Top
error: Content is protected !!