Aceh

Dua Pemuda Diringkus Gara-Gara Peras Kepala Desa Pakai Modus Ngaku Sebagai Polisi

Pemuda Aceh Utara Diringkus Setelah Peras Kepala Desa di Seunuddon

SELIDIKI.COM, LHOKSUKON – Dua pemuda asal Kecamatan Lhoksukon berhasil diringkus anggota Polsek Seunuddon, Minggu (4/2/2018).

Mereka diduga  telah menipu dan memeras Zulkifli (49), Keuchik (Kepala Desa) Gampong Alue Kiran Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara. Salah satu tersangka bahkan mengaku sebagai polisi. Demikian dilansir dari situs tribratanews, kepolisian Aceh Utara.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ir. Untung Sangaji melalui kapolsek Seunuddon Ipda Riwal Maulidinata kepada, Senin, (5/2/2018) menyebutkan, dua tersangka yaitu, HS, 29 tahun, mekanik asal Gampong Meunasah Nga dan MI, 21 tahun, warga Gampong Meunasah Reudeup. Keduanya berasal dari Kecamatan Lhoksukon.

Baca juga: Polisi Selidiki Penemuan Mayat Wanita dan Janin Bayi Mengapung di Sungai Aceh Utara

“Kemarin (Minggu) pukul 14.00 WIB, tersangka HS menghubungi Geuchik Alue Kiran, Zulkifli. Tersangka yang mengaku sebagai anggota polisi di Polres Aceh Utara itu meminta sejumlah uang kepada korban. Selang satu jam kemudian, korban memberitahukan hal itu ke kita (polisi),” ujar Ipda Riwal.

Riwal menyebutkan, menurut pengakuan Zulkifli, Januari 2018 lalu tersangka HS bersama rekannya NV sempat meminta uang ke korban Rp 200 ribu.

“Di bulan Januari lalu, HS juga mengaku sebagai anggota. Kemarin (Minggu) pukul 17.00 WIB, tersangka HS dan MI berhasil kita tangkap di Seunuddon, sementara tersangka NV masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Hingga saat ini tersangka masih ditahan dan menjalani pemeriksaan di Polsek Seunuddon,” kata Ipda Riwal.

Baca juga: Menteri Agama Disengat Ikan Pari, Berbahayakah Racunnya? Begini Cara Mengatasinya

Sharing is caring!
To Top
error: Content is protected !!