Internasional

Bitcoin Penuh Kontroversi, Pemerintah Inggris Serukan Adanya Regulasi Global untuk Mata Uang Ini

Mata Uang Virtual Bitcoin

SELIDIKI.COM, DAVOS – Semakin populer dan penuhnya risiko mata uang digital, Bitcoin, membuat Pemerintah Inggris menyerukan adanya aturan global untuk mata uang ini.

Inggris juga mengklaim dalam pertemuan negara G20 berikutnya, ini akan menjadi topik yang sedang dibahas pada bulan Maret.

“Saya pikir kita harus berhati-hati dengan Bitcoin,” kata Menteri Keuangan Philip Hammond di sela Forum Ekonomi Dunia di Davos, Kamis (25/1/2018).

Baca juga: Harga Bitcoin Turun Tajam, Mengapa?

Minta Adanya Aturan Main Bitcoin

“Mungkin kita perlu meninjau kembali bagaimana kita mengelola lingkup ini sebelum jumlah Bitcoin beredar menjadi sangat besar sehingga menjadi sangat penting secara sistemik dalam ekonomi global.”

“Kini memang belum mencapai tingkat itu tapi bisa sampai di sana dalam waktu dekat,” tambahnya.

Bitcoin tidak bergantung pada pemerintah dan bank dan menggunakan teknologi blockchain, di mana koin digital terenkripsi diciptakan oleh superkomputer.

Mata uang virtual tidak diatur oleh bank sentral manapun, namun diawasi oleh komunitas pengguna yang mencoba melakukan pemalsuan.

“Yang terpenting adalah mengatur crytocurrency yang potensi teknologinya tidak dapat kita batasi, teknologi blockchain, yang aplikasinya lebih luas dan lebih penting,” kata Hammond.

Baca juga: Ini Kata MUI Terkait Hukum Halal atau Haramnya Penggunaan Bitcoin

Sharing is caring!
To Top
error: Content is protected !!