Aceh

Surat Terbuka FakhrurRazi alias Kibo untuk Gubernur & DPR Aceh

surat terbuka

SELIDIKI. COM,  BANDA ACEH – Ketua Eksekutif Wilayah-Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (EW-LMND Aceh) FakhrurRazi layangkan surat terbuka melalui akun Facebook media sosial miliknya.

Surat terbuka yang ditulis oleh FakhrurRazi tersebut di tujukan langsung kepada Gubernur Aceh Bapak Irwandi Yusuf dan Pimpinan Dewan Yang Terhormat, agar dapat segera melakukan pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA).

Dalam postingannya jika Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh tidak kunjung disahkan, maka akan berdampak kepada krisis nilai-nilai moralitas, ekonomi yang tidak menentu, kesenjangan sosial dan pergeseran budaya bahkan kriminalitas menjadi  pilihan.

Selanjutnya,  tidak dapat menunjang pertumbuhan perekonomian masyarakat, karena kita tidak ada harapan lain selain APBA, sehingga elite pun main dengan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Aceh.

Saya menyarankan Kepada Yth Bapak Gubernur atau Dewan yang terhormat bisa bekerja sama dengan Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA).

Berikut postingan FakhrurRazi yang membuat surat terbuka melalui akun media sosial Facebooknya.

Assalamualaikum wr wb.

Kepada Yth:

Bpk.Gubenur Aceh dan Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh.

Di Tempat.

Dengan Hormat

Saya FakhrurRazi, mohon izin menyampaikan gagasan dan pemikiran saya terhadap kondisi tarik ulur pengesahan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Aceh (APBA).

Saya pribadi memiliki semangat untuk membangun aceh yang lebih baik, Khususnya kepada generasi muda saat ini.

Dengan jumlah keseluruhan mencapai 5.189.466 juta jiwa penduduk aceh, semoga bisa segera di tetapkan pengesahan APBA demi untuk orang banyak.

Banyak sekali hari ini masyarakat memberikan komentar di beranda Facebook media sosial milik pribadinya, baik itu dengan nada menghujam atau dengan alasan tertentu mempertanyakan kinerja Bapak selaku Gubernur dan Dewan yang terhormat.

Sudah hampir berulang kali selama dua minggu ini saya dan kawan-kawan melakukan kajian ilmiah mengenai kondisi ini, saya berfikir Pak Gubernur atau Dewan yang terhormat dan orang-orang sekelilingnya yang terkait dengan kondisi ini, tidak usah pusing dan nggak usah repot memikirkan bagaimana seharusnya, tapi jalankan sebagaimana mestinya.

Karena yang bapak/ibu kelola ini adalah Empaty kehidupan.

Hasil kajian saya bersama kawan-kawan, bahwasanya keterlambatan pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) akan berakibat fatal, akan berdampak langsung kepada pendidikan, ekonomi dan kesenjangan sosial, pergeseran budaya, bahkan kriminalitas menjadi pilihan.

Bpk. Gubernur dan Dewan yang terhormat harus segera mengambil sikap, melihat kondisi yang seperti ini harusnya ada resolusi yang di tawarkan, bukan malah mementingkan kepentingan pribadi, bukan malah menambah anak perusahaan yang ada pada diri bapak-bapak. Pengesahan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Aceh ini demi pertumbuhan dan menunjang perekonomian masyarakat untuk orang banyak, karena kita belum ada harapan yang lain selain bersumber dari APBA, apa pun pembangunanya.

Saya menyarankan Kepada Pimpinan Dewan yang terhormat, agar bisa bekerja sama dengan Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) bukan malah saling sandera menyandera anggaran seperti ini, seolah-alah APBA ini milik bapak/ibu.

Dana ini milik rakyat aceh, kebetulan saja sedang di amanahkan oleh rakyat kepada bapak, ketika amanah itu diberikan lakukan yang terbaik.

Dana ini berfungsi untuk segala lini, memelihara, perbaikan, dan rekontruksi. pada dasarnya dana ini harus bersifat akuntabel, transfaransi dan dapat di pertangung jawabkan, ayolah jangan seperti anak kecil lagi, kasihan rakyat aceh terus kalian permainkan, Dimana Hati?

Mudah-mudahan ocehan saya ini bisa terdengar, agar Pak Gubernur dan pak Dewan Perwakilan Rakyat segera melakukan pengesahan APBA, untuk menuju aceh yang lebih baik”.

Wassalam.

FakhrurRazi

Ketua Eksekutif Wilayah-Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (EW-LMND Aceh).

Sharing is caring!
To Top
error: Content is protected !!