Aneh

Selidiki Dua Kota Gaib dan Paling Mistis di Kalimantan

Dua kota misteri dan angker di Kalimantan

SELIDIKI.COM – Di Indonesia pernah disebut sebagai kota Atlantis, sebuah kota dengan peradaban yang sangat maju namun kemudian lenyap ditelan malapetaka besar dengan mencairnya es kutub dunia. Namun, Tahukah kamu jika sejarah kota Atlantis di Indonesia masih tetap jadi misteri.

Mengapa masih menjadi misteri, karena negara lain juga mengklaim bahwa kota Atlantis tidak ada di Indonesia, tapi di negara mereka. Kapan misteri bisa dipecahkan?

Jadi, di mana tempat paling misterius di Kalimantan? Ulasan berikut diringkas oleh selidiki.com dari berbagai sumber.

1. Kota Misterius Padang 12, Ketapang

Padang 12 ketapang selidiki

Legenda tentang kota mistik yang dikenal dengan nama Padang 12 ini diyakini telah dipercaya masyarakat setempat sejak zaman nenek moyang warga Ketapang Kalimantan Barat. Keyakinan tentang kota magis legendaris ini bukan tanpa alasan.

Dikatakan bahwa puluhan tahun yang lalu pernah ada seorang bidan yang mengalami kejadian misterius setelah berinteraksi langsung dengan orang-orang dari Padang 12.

Menurut legenda, bidan tersebut pernah membantu warga Padang 12, yang juga dikenal sebagai orang limun, dalam membantu pasangan untuk kelahiran pasangan anak mereka.

Dikatakan, pada waktu itu sekitar jam 2 pagi bidan terkejut dengan ketukan di pintunya. Dia kemudian melihat seorang suami dan istri yang meminta bantuan untuk membantu proses persalinan.

Dia terkejut dengan kejadian tersebut. Namun, karena wanita itu adalah bidan, dia membantu persalinan pasangan itu tanpa mengajukan pertanyaan.

Setelah melahirkan, pasangan tersebut mengatakan bahwa mereka tidak memiliki cukup uang untuk layanan bidan. Namun, bidan mengerti dan tidak mempertanyakan pasangan tersebut, dan diberi sekarung kunyit sebagai gantinya.

Namun, kejadian aneh pun terjadi keesokan harinya, setelah terbangun dari tidur sang bidan sangat terkejut saat melihat sekantong kunyit berubah menjadi potongan emas.

Dikatakan bahwa menurut salah satu sumbernya, sampai sekarang seikat emas itu masih ada dan dipelihara rapi oleh bidan.

Kisah legenda yang juga cukup dikenal di daerah tersebut adalah fenomena yang dialami seorang pria saat melakukan perjalanan di antara Ketapang ke Kendawangan.

Dikatakan bahwa kemudian pria bernama Mat Noor bertemu dengan seorang kakek yang sangat tua. Sepanjang jalan, mereka berdua terus berbicara panjang lebar, sampai akhirnya kakeknya sampai ke arah Padang 12.

Selama perjalanan yang disebut Mat Noor diberi permen oleh kakek tapi paket itu diambil kembali oleh kakeknya.

Dikatakan bahwa setelah kejadian tersebut, Mat Noor berubah menjadi terapis yang sangat kuat yang bisa menyembuhkan berbagai penyakit.

Cerita legendaris tentang Padang 12 sampai hari ini masih terus terjadi bagi sebagian orang. Karena konon orang limun hanya bisa ditemui oleh orang yang memiliki hati yang murni dan baik hati.

Baca juga: Inilah 7 Kota Paling High-Tech di Dunia Tahun Ini

2. Kota mistis Saranjana

kota misteri saranjana

Seperti yang dikatakan oleh editor Selidiki.com sebelumnya, bahwa kota gaib Saranjana terletak di Kalimantan Selatan, Kota Saranjana telah lama dikenal sebagai tempat berhantu bagi masyarakat Kalimantan. Daerah ini disebut Kota Yang Tak Terlihat.

Saranjana adalah sebuah pulau kecil yang benar-benar memiliki potensi wisata yang menakjubkan. Namun, tidak ada penduduk yang tinggal di sana.

Orang-orang percaya jika pulau kecil ini dihuni oleh roh dan jin, dan dengan demikian diberi nama Kota Yang Tak Terlihat.

Warga Kota Baru menyebut pulau ini dihuni oleh banyak roh atau jin. Mereka membangun sebuah kota bernama Saranjana.

Itulah sebabnya warga menyebut Saranjana sebagai kota mistik. Kota Saranjana diyakini ada, tapi hanya mereka yang memiliki kemampuan tertentu bisa melihat kota.

Menurut cerita beberapa orang mengaku pernah melihatnya, dikatakan bahwa kota Saranjana sangat besar dan penuh dengan rumah mewah.

Rumah-rumah di Kota Saranjana megah dengan pagar mengkilap yang tinggi.

Menurut apa yang diyakini penduduk setempat, masyarakat Saranjana memiliki bentuk fisik yang serupa dengan kita.

Penduduk Kota yang gaib juga cantik dan tampan, dan menggunakan wangi yang harum. Yang membedakan, bagaimanapun, adalah bahwa orang-orang di Saranjana tidak memiliki dua garis antara bibir dan hidung. Mereka dikenal sebagai orang Halimun.

Perbedaan lainnya adalah ukuran makanan. Di Kota Saranjana, kaki ada lebih besar dari ukuran makanan di dunia kita.

Seseorang yang telah memasuki Kota Saranjana mengatakan bahwa ukuran jambu biji lebih besar dari ukuran jambu biasa.

Namun, saat dibawa kembali ke dunia nyata ukurannya menyusut seperti kebanyakan kacang mete. Suatu hari ada satu tahun di dunia nyata

Ada beberapa cerita misterius tentang Kota Saranjana. Suatu saat ketika warga Kotabaru hilang tanpa jejak. Dikatakan bahwa warga sengaja diambil oleh warga Kota Saranjana untuk dijadikan imam. Karena itu, warga Kotabaru juga menceritakan adanya nelayan yang hilang di tengah laut.

Dikatakan juga ada perusahaan alat berat yang menerima perintah yang ditujukan ke Kota Saranjana. Alat berat itu sudah dilunasi. Tapi, perusahaan mengalami kebingungan saat mengirim alat berat.

Yang tak terlihat sulit dibuktikan dengan alasan. Namun, jika beruntung bisa mengunjungi Kota Saranjana, jangan makan makanan di sana.

Dikatakan bahwa Anda tidak akan bisa kembali ke dunia nyata setelah makan makanan di Kota Saranjana.

Baca juga: 20 Bangunan di Kota Tasikmalaya Dirusak Gempa

Sharing is caring!
To Top
error: Content is protected !!