Astronomi

Astronom Temukan Lubang Hitam di Dekat Jantung Galaksi Bima Sakti

Astronom Temukan Lubang Hitam di Dekat Jantung Galaksi Bima Sakti

SELIDIKI.COM – Sebuah lubang hitam besar, sekitar 100.000 kali lebih masif dari Matahari kita telah ditemukan bersembunyi di awan gas beracun di dekat jantung Bima Sakti.

Setelah diselidiki, objek tersebut akan diklasifikasikan sebagai blackhole terbesar kedua di Bima Sakti setelah Sagitarius A * supermasif yang terletak di pusat galaksi.

Para astronom dari Universitas Keio di Jepang menggunakan teleskop Alma di Chile untuk mengamati awan gas untuk memahami pergerakan gas tersebut.

Mereka menemukan bahwa molekul di awan elips, yang berjarak 200 tahun cahaya dari pusat Bima Sakti dan lebarnya 150 triliun kilometer, ditarik oleh gaya gravitasi yang sangat besar.

Penyebab yang paling mungkin, menurut model komputer, adalah lubang hitam tidak lebih dari 1,4 triliun kilometer.

Adanya Gelombang Radio dari Pusat Galaksi

Para ilmuwan juga mendeteksi gelombang radio yang berasal dari pusat awan galaksi yang menunjukkan adanya lubang hitam.

Baca juga: Kok Bisa Ada 2 Supermoon pada Januari 2018? Ini Penjelasannya

“Ini adalah deteksi pertama kandidat lubang hitam di Bima Sakti,” kata Tomoharu Oka, astronom di Universitas Keio.

Lubang hitam yang baru ditemukan itu bisa menjadi inti dari sebuah galaksi kerdil tua yang telah “diculik” selama pembentukan Milky Way beberapa tahun yang lalu, Oka mengatakan kepada The Guardian.

“Pada waktunya, objek akan diarahkan ke Sagitarius A * dan tenggelam ke dalamnya, menciptakan lubang hitam supermasif di jantung Bima Sakti semakin besar,” kata Oka.

Penelitian ini dipublikasikan di jurnal Nature Astronomy.

Baca juga: Tak Perlu Jadi Astronot, Begini Cara Mudah Keliling Angkasa

Sharing is caring!
  • 4
    Shares
  • 4
    Shares
To Top
error: Content is protected !!