Internasional

Benarkah AS Akan Kembangkan Senjata Nuklir Terbaru?

Amerika Serikat ciptakan senjata nuklir baru

SELIDIKI.COM, WASHINGTON – Menurut sebuah dokumen kebijakan AS yang bocor menjelaskan bahwa administrasi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan mengembangkan senjata nuklir baru. Benarkah kabar yang beredar tersebut?

Pentagon tidak mengomentari dokumen tersebut, yang diposkan di situs Huffington Post. Dokumen tersebut memicu kecaman keras dari sejumlah ahli kontrol senjata karena memperbesar ancaman perang nuklir.

Pada hari Jumat (12/01/2018), Kementerian Pertahanan AS mengatakan tidak akan menanggapi dokumen strategis dan akuntansi yang belum selesai.

“‘Review Nuklir Postur’ belum selesai, dan masih akan ditinjau ulang, dan harus disetujui oleh Presiden dan Menteri Pertahanan,” kata Pentagon dalam sebuah pernyataan tertulis.

Sebuah sumber dari Reuters mengakui keaslian dokumen tersebut, yang dibocorkan oleh Huffington Post, namun sumber tersebut tidak menyebutkan apakah versi yang sama akan diajukan ke Trump untuk mendapatkan persetujuan.

Baca juga: Guatemala Negara Pertama Ikuti Trump Pindahkan Kedutaan ke Yerusalem, Ini Kata Israel

Pada tahun 2010, pendahulunya Trump, Barack Obama menyatakan niatnya untuk mengurangi peran senjata nuklir dalam dokumen dengan judul yang sama.

Namun, administrasi Trump mengatakan bahwa asumsi Obama mengenai dunia di mana senjata nuklir semakin tidak relevan, terbukti tidak benar.

“Dunia semakin berbahaya, bukan sebaliknya,” kata dokumen tersebut.

Dokumen yang sama menyambut baik peran senjata nuklir sebagai pencegah serangan musuh, dan menjadi bagian dari modernisasi persenjataan nuklir AS yang lama.

Badan anggaran di Kongres memperkirakan bahwa proyek modernisasi dan pemeliharaan senjata nuklir di Amerika Serikat dalam 30 tahun akan menelan biaya lebih dari US $ 1,2 triliun.

Namun, dokumen baru tersebut mengatakan bahwa biaya untuk mempertahankan senjata nuklir yang ada juga akan menghabiskan biaya US $ 600 miliar, atau setengah dari biaya modernisasi. Pertahanan nuklir juga lebih murah daripada melancarkan perang.

Baca juga: Akui Yerusalem sebagai Ibukota Israel, Demo Anti Trump Makin Meluas

—-

Sharing is caring!
To Top
error: Content is protected !!