Fenomena

Super Blue Blood Moon akan Tiba di Penghujung Bulan Ini, Pertanda Apa ini?

Super Blue Blood Moon akan Tiba di Penghujung Bulan Ini

SELIDIKI.COM, JAKARTA – Januari 2018 adalah bulan yang baik bagi para pengamat langit untuk mengobati penasarannya kembali. Tahun baru 2018 ini dimulai dengan supermoon yang menakjubkan pada malam tanggal 1 Januari. Dan untungnya, kita tidak perlu lama menunggu sampai yang berikutnya.

Menurut NASA, supermoon berikutnya pada 2018 akan kembali di malam 31 Januari. Selain itu, karena ini adalah bulan purnama kedua pada bulan kalender yang sama, secara teknis menjadi “blue moon” – sebuah peristiwa purnama kedua yang terjadi dalam bulan yang sama.

Supermoon

Supermoon disebut demikian karena terlihat lebih besar dan lebih terang di langit daripada bulan purnama biasa.

“Supermoon adalah kesempatan besar bagi orang-orang untuk mulai melihat bulan, tidak hanya sekali tapi setiap kesempatan yang mereka miliki!” Kata Noah Petro, seorang ilmuwan riset dari Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard NASA, seperti dikutip oleh BBC pada hari Jumat (12/ 1/2018)).

Menurutnya, waktu terbaik untuk mencari tahu adalah pada malam tanggal 31 Januari. Akan ada kesempatan jika langit kita malam itu cerah.

Supermoon biasanya berlangsung setiap satu sampai dua tahun sekali, saat bulan purnama bertepatan dengan titik terdekatnya dengan Bumi selama orbit bulanannya. Karena bulan memiliki orbit elips, satu sisi – yang disebut perigee – sekitar 48.280 km (30.000 mil) lebih dekat ke Bumi daripada sisi lain (apogee). Saat matahari, bulan, dan bumi berbaris saat bulan mengorbit Bumi, itu dikenal sebagai syzygy.

Ketika sistem lurus bumi-bulan-matahari ini terjadi dengan sisi perigee bulan yang menghadap kita, dan bulan terjadi di sisi berlawanan Bumi dari matahari, kita mendapatkan apa yang disebut perigee-syzygy.

Itu menyebabkan bulan tampak jauh lebih besar dan lebih cerah di langit kita daripada biasanya, dan ini disebut sebagai supermoon – atau lebih teknis, bulan perigee.

Baca juga: Kok Bisa Ada 2 Supermoon pada Januari 2018? Ini Penjelasannya

Blue Moon

Ini adalah momen langka ketika bulan purnama kedua muncul dalam satu bulan kalender, meski maknanya tradisional sedikit berbeda.

Bulan lunar berlangsung sekitar 29,5 hari, sementara bulan manusia berlangsung antara 28 dan 31 hari.

Terkadang, ini berarti bulan purnama bisa dilihat dua kali dalam sebulan – yang disebut sebagai blue moon (bulan biru).

Blood Moon

Apalagi, supermoon pada 31 Januari juga akan menyuguhkan peristiwa gerhana bulan atau yang dikenal dengan bahasa kerennya Blood Moon.

“Orbit bulan mengelilingi planet kita dimiringkan sehingga biasanya turun di atas atau di bawah bayang-bayang Bumi. Sekitar dua kali setiap tahun, garis bulan purnama sempurna dengan Bumi dan matahari sehingga bayangan bumi benar-benar menghalangi cahaya matahari yang memantul dari bulan. ” jelas NASA.

Oleh karena tiga peristiwa ini terjadi sekaligus maka sepantasnyalah kita menyebutnya dengan nama super blue blood moon. Gimana keren kan?

Baca juga: Aneh, Salju Turun di Sahara Salah Satu Tempat Terpanas di Dunia, Pertanda?

—-

Sharing is caring!
To Top
error: Content is protected !!