Internasional

Serangan Arab Saudi ke Pasar Yaman Tewaskan 40 orang

Serangan Arab Saudi Yaman Tewaskan 40 Orang

SELIDIKI.COM, SANAA – Sebuah media lokal di Yaman melaporkan bahwa pesawat tempur yang dikerahkan oleh koalisi pimpinan-Saudi telah menghancurkan pasar yang padat di provinsi Taiz di barat daya, hingga menewaskan lebih dari 40 orang.

“Serangan udara itu menghantam sebuah pasar di distrik AlTaiziya di provinsi Taiz dan menewaskan lebih dari 40 pengunjung dan melukai beberapa lainnya,” media setempat melaporkan.

Stasiun TV Masirah, yang memiliki hubungan dengan Houthi, menyiarkan gambar situs pengeboman tersebut dan menyebutkan bahwa sejumlah mayat yang terbakar masih terbengkalai di pasar.

Sejumlah saksi mata yang berada di dekat lokasi kejadian mengatakan kepada Xinhua bahwa serangan jet tersebut menyebabkan banyak orang terbunuh karena terjadi pada jam sibuk, saat pasar ramai dikunjungi orang-orang yang datang dari desa terdekat untuk berbelanja.

Baca juga: 10 Peringkat Pasukan Khusus Terbaik di Dunia Tahun 2017, Indonesia?

Pada hari Senin (25/12/2017) keluarga dengan sembilan anggota, termasuk lima anak-anak, tewas ketika pesawat tempur koalisi pimpinan-Arab menyerang rumah keluarga tersebut lima kali di ibukota Yaman, Sanaa.

Pada saat yang sama, pertempuran sengit antara koalisi Saudi – membawa pasukan Yaman dan kelompok pemberontak Syiah Houthi berlanjut di berbagai provinsi di negara Arab.

Jet koalisi yang dipimpin Saudi telah meluncurkan serangkaian serangan udara ke lokasi yang dikuasai Houthi di provinsi Hodeidah yang dilanda perang, menyebabkan korban tidak diketahui jumlahnya.

Koalisi yang dipimpin Saudi telah memasuki konflik Yaman sejak Maret 2015 untuk mengurangi kehadiran pemberontak Houthi dan untuk mendukung Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi yang diakui secara internasional. Presiden Abd-Rabbu terpaksa diasingkan oleh kaum Houthi.

Perang Yaman telah menewaskan lebih dari 10.000 penduduk setempat, kebanyakan dari mereka adalah anak-anak, dan mengungsikan jutaan lainnya untuk menciptakan krisis kemanusiaan terburuk di dunia.

Baca juga: Putin Ucapkan Terima Kasih Ke Trump Atas Bantuan CIA Gagalkan Serangan

Sharing is caring!
To Top
error: Content is protected !!