News

BEM STIAN galang dana gabungan untuk korban banjir Aceh Utara

* Dari Aceh Utara Maimun Samudera Melaporkan

SELIDIKI.COM, LHOKSEUMAWE BEM STIA yang berkolaborasi dengan BEM STIMIK dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Pengurus Cabang Kota Lhokseumawe (PC PMII kota lhoksemawe) Minggu (3/12/2017).

Bencana banjir seolah-olah terdengar tidak asing lagi, karena bencana tersebeut sering kali menimpa masyarakat, hujan deras berkepanjangan sehingga menyebabkan bencana banjir yang tidak dapat di hindari.

Banjir selalu merusak lingkungan, tempat tinggal dan perabotannya, sampai mengancam kesehatan karena banyaknya penyakit yang dapat menyerang kesehatan.

Baca Juga : Munzir Abe Bongkar Sosok James Riady, Konglomerat Tionghoa yang Akrab dengan Gubernur Aceh

“Apakah kita hanya bisa diam saja tanpa melakukan tindakan sedikit-pun dan membiarkan kondisi menjadi tidak sehat. Tentu tidak, karena itu kita harus bekerja sama dengan berbagai pihak yang telah bekerja keras selama ini untuk menanggulangi bencana banjir, sehingga kita harus mendukungnya untuk penanggulangan bencana banjir”, sebut Ketua BEM STIAN Lhokseumawe, Putri Aprianti Saifunnur.

Baca Juga : Membongkar Sosok Hasan Tiro Sang Proklamator Kemerdekaan Aceh

Dalam konferensi persnya Imaduddin selaku ketua umum PMII kota lhokseumawe mengatakan “kita untuk saat ini harus mulai membenahi diri supaya terhindar atau mencegah terjadinya bencana alam dan tanpa lupa berdoa pada yang kuasa”.

“Kami Mahasiswa yang tergabung dalam BEM STIMIK, BEM STIA, dan PC PMII kota Lhokseumawe yang  peduli terhadap lingkungan hidup mulai menggalang dana/sumbangan di seputaran lhokseumawe dan Aceh Utara untuk di sumbangkan kepada korban bencana alam dan harapan kami kepada pemerintah tidak jalan di tempat untuk menyelesaikan permasalah ini dan membuat upaya-upaya untuk membantu korban ataupun antisipasi agar kedepan tidak terjadi lagi”, pungkas Ketua PMII Lhokseumawe.

Sharing is caring!
To Top
error: Content is protected !!