Daerah

Haji Uma Siap Jadi Jaminan Penangguhan Penahanan Dua Mahasiswa Aceh

Haji Uma Respon Jamin Mahasiswa Penangguhan Penahanan Muji Al Furqan dan Rusdi Lamie Selidiki com
Foto | HajiUma.com

SELIDIKI.COM, JAKARTA Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau kerap disapa dengan nama Haji Uma merespon terhadap kasus penahanan 2 mahasiswa sebuah perguruan tinggi di Aceh Utara.

Haji Uma sangat berharap Hakim lebih bijaksana memutuskan agar penahanan 2 orang mahasiswa Universitas Malikussaleh (Unimal) bisa ditangguhkan.

Dua mahasiswa itu masing-masing bernama Muji Al Furqan dan M Rusdi Lamie yang ditetapkan sebagai terdakwa pengrusakan fasilitas negara dalam aksi demo mahasiswa di kantor Pemkab Aceh Utara, bulan Mei 2017 yang lalu.

Hal tersebut disampaikan Haji Uma menyikapi proses hukum yang telah melalui sidang ketiga di Pengadilan Negeri (PN) Aceh Utara, melalui siaran pers yang dikirimkan ke sejumlah media pada hari Sabtu, 18 November 2017.

Menurut Haji Uma, dirinya menerima laporan dari mahasiswa Unimal dalam pertemuan di Lhokseumawe beberapa waktu lalu.

Sebagai upaya tindak lanjut, Haji Uma berkomunikasi dengan unsur Pemkab Aceh Utara terkait masalah tersebut. Hasilnya diketahui bahwa sebenarnya telah ada surat kesepakatan damai antara pihak Pemkab dan BEM Unimal. Namun ternyata proses hukum tetap dilanjutkan oleh pengadilan.

Baca juga : Mahasiswa Siap Kepung Lhokseumawe Jika Muji dan Rusdi Tidak Dibebaskan

Menurut Haji uma perlu kebijaksanaan hukum untuk penangguhan penahanan selama proses hukum berjalan, mengingat kedua tersangka berstatus mahasiswa aktif di Unimal. Karena penahanan atas kedua tersangka berakibat pada terganggunya proses belajar dan berdampak terancamnya masa depan pendidikan mereka.

Dalam prosedur hukum, syarat penahanan yang diatur dalam Pasal 21 ayat 1 KUHAP, jika adanya keadaan yang menimbulkan kekhawatiran bahwa terdakwa akan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti dan atau mengulangi tindak pidana. Perlu diketahui bahwa hakim hanya melanjutkan penahanan jika terdakwa susah ditahan sebelumnya.

Baca Halaman Selanjutnya

Sharing is caring!

Laman: 1 2 3

To Top
error: Content is protected !!