Hukum

Mahasiswa Siap Kepung Lhokseumawe Jika Muji dan Rusdi Tidak Dibebaskan

*Laporan Maimun Samudra

SELIDIKI.COM, LHOKSEUMAWE – Eksekutif Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara, Liga mahasiswa nasional untuk demokrasi (EK-LMND) akan lakukan pengepungan Lhokseumawe.

Gerakan Mahasiswa adalah suatu bentuk upaya mendukung cita-cita negara ini. Munzir Abe ketua EK-LMND Lhokseumawe dan Aceh utara menegaskan dalam hal ini di era demokrasi masih banyak pembungkaman gerakan mahasiswa.

“Hari ini ada kawan kita yang ditangkap sebagai bentuk pembungkaman nyata”, tuturnya kepada Selidiki.com, Sabtu (18//11/2017).

Lanjutnya lagi “Keadilan “hukum” bagi kebanyakan masyarakat seperti barang mahal, sebaliknya barang murah bagi segelintir orang. Keadilan hukum hanya dimiliki oleh orang-orang yang memiliki kekuatan dan akses politik serta ekonomi saja. Kondisi ini sesuai dengan ilustrasi dari Donald Black (1976:21-23), ada kebenaran sebuah dalil, bahwa Downward law is greater than upward“.

Baca Juga : Irwandi Yusuf Ingin Dirikan Sekolah Pilot di Aceh

“Maksudnya, tuntutan-tuntutan atau gugatan oleh seseorang dari kelas “atas” atau kaya terhadap mereka yang berstatus rendah atau miskin akan cenderung dinilai serius sehingga akan memperoleh reaksi, namun tidak demikian yang sebaliknya. Kelompok atas lebih mudah mengakses keadilan, sementara kelompok marginal atau miskin sangat sulit untuk mendapatkannya, sungguh sangat di sesalkan bila hukum ini tajam ke bawah tumpul ke atas,” ungkapnya kepada Selidiki Sabtu (18/11/2017)

Bulan mei 2017 Mahasiswa yang tergabung dalam forum bersama melakukan aksi damai di depan kantor Bupati Aceh Utara menyuarakan tentang kejelelasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ARUN Lhoksemawe dan dana desa.

Baca Juga : Fajri M Kasim : Referendum dan UUPA Adalah Sejarah Penting Bagi Aceh dan Indonesia

Hari ini 2 anggota FORBESMA sedang di tahan di LP pengadilan yaitu Muji Al Furkan dan M. Rusdi Lamie.

Menindak lanjuti kasus yang sedang menimpa 2 Mahasiswa tersebut EK-LMND Lhoksemawe dan Aceh utara pun meminta kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri Lhoksemawe untuk segera menyetujui penangguhan penahanan dan vonis bebas.

“Mahasiswa bukan pembunuh dan juga bukan koruptor yang menindas rakyat,”. Tegasnya.

SELIDIKI.COM Siap menerima informasi dan berita dari Anda dengan syarat dan ketentuan berlaku, hubungi kami di :  [email protected]

———

 

Sharing is caring!
To Top
error: Content is protected !!