Hukum

Dua Laporan Setya Novanto Cepat Diselidiki Polisi, Kenapa?

Ketua DPR Setya Novanto meninggalkan ruangan ketika skors Rapat Paripurna ke-9 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (24/10/2017). Rapat tersebut membahas tentang pengesahan RUU Ormas serta pengesahan RUU tentang protokol perubahan persetujuan marrakesh mengenai pembentukan organisasi perdagangan dunia. (ANTARA FOTO / WAHYU PUTRO A)

SELIDIKI.COM, JAKARTA – Gerak cepat aparat kepolisian terhadap laporan yang dilakukan Setya Novanto melalui pengacaranya menimbulkan tanda tanya. Pasalnya, sejumlah kasus mangkrak di kepolisian namun laporan yang dibuat kuasa hukum Novanto begitu cepat diproses.

Setidaknya ada dua kasus yang dilaporkan tim pengacaranya. Pertama, dalam kasus dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik melalui meme Novanto saat sakit. Polisi menangkap pemilik akun @dazzlingdyann, Dyan Kemala Arrizzqi dari 32 akun yang dilaporkan.

Kedua, pengacara Novanto yang lain melaporkan dua pimpinan KPK, Agus Rahardjo dan Saut Situmorang, beserta Direktur Penyidikan KPK Aris Budiman dan sejumlah penyidik ke Bareskrim Polri.

Baca juga : Polisi Selidiki Akun Media Sosial yang Dilaporkan Setya Novanto ke Bareskrim

Polisi menyidik dugaan pembuatan surat palsu dan penyalahgunaan wewenang terhadap proses hukum Novanto saat tersandung dugaan korupsi pengadaan e-KTP.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto membantah Polri mengistimewakan Novanto.

“Kebetulan begini, kasus-kasus yang dilaporkan kasus yang mudah,” ujar Setyo saat ditemui di hotel Mercure Ancol, Kamis (9/11/2017).

Dalam segitiga pembuktian, kata Setyo, terdapat unsur bukti, saksi, dan korban yang harus saling berkaitan. Dalam kasus-kasus tersebut, unsur-unsur dalam segitiga pembuktian itu terbukti sehingga mudah diungkap.

Baca juga : Ketika Meme Setya Novanto Berujung Pidana

Setyo membandingkannya dengan penanganan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.

“Kalau kayak Novel itu sudah ada gambarnya, tetapi nyari orangnya mana susah juga,” kata Setyo.

Meski sketsa wajah telah disebar, hingga saat ini polisi tak menerima satupun laporan masyarakat yang melihat wajah yang mirip sketsa terduga pelaku itu.

“Tolong jangan diinikan, wah ini pejabat negara terus ini jadi cepat, enggak,” kata dia.

SELIDIKI.COM Siap menerima informasi dan berita dari Anda dengan syarat dan ketentuan berlaku, hubungi kami di :  [email protected]

Sharing is caring!
To Top
error: Content is protected !!