Internasional

AS Serang Somalia untuk Pertama Kalinya, Apa Salah Mereka?

AS Serang Somalia untuk Pertama Kalinya, Apa Salah Mereka

SELIDIKI.COM – Amerika Serikat (AS) baru-baru ini telah melakukan serangan terhadap pejuang Islamic State (IS) di Somalia pada hari Jumat (3/11/2017).

Serangan ini adalah yang pertama kalinya dilakukan AS terhadap para pejuang jihad di negara Tanduk Afrika tersebut, sebut beberapa pejabat Somalia.

Serangan tersebut terjadi di Somalia timur laut dan menewaskan “beberapa teroris,” Komando Afrika militer AS mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Seperti dilansir Voice of America, yang mengutip pernyataan ketua kota Qandala di wilayah semi-otonom Puntland, enam rudal telah menabrak sebuah markas IS di desa Buqa, sejauh 60 kilometer (35 mil).

“Penduduk lokal dan pastoralis terkejut dan melarikan diri dari daerah tersebut,” kata Jama Mohamed Qurshe kepada VOA.

Baca juga : Arab Saudi Diserang Rudal, Apa yang Sebenarnya Sedang Terjadi Disana?

Juru bicara AFRICOM Letnan Komandan Anthony Falvo mengatakan tidak ada warga sipil yang berada di sekitar pemogokan tersebut.

“Mereka menyerang target yang mereka maksudkan,” katanya kepada AFP, mencatat bahwa ini adalah serangan udara anti-IS pertama di Somalia.

Serangan pertama terjadi sekitar tengah malam waktu Somalia (03.00 GMT) dengan pemogokan kedua terjadi sekitar pukul 11.00 waktu Somalia (14.00 GMT).

Dalam beberapa bulan terakhir, AS telah berulang kali memukul jihadis Somalia dari kelompok pemberontak Shabaab yang sesuai dengan Al-Qaeda, namun pembangunan Jumat merupakan langkah signifikan dalam perang yang terus berlanjut melawan IS.

“Pasukan AS akan terus menggunakan semua tindakan yang berwenang dan tepat untuk melindungi orang Amerika dan untuk menonaktifkan ancaman teroris,” kata AFRICOM.

IS mengklaim serangan bunuh diri pertamanya di Somalia pada bulan Mei, menewaskan sedikitnya lima orang karena meningkatkan aktivitas di wilayah yang didominasi oleh Shabaab.

Militan tersebut dipimpin oleh mantan ulama Shabaab Abdiqadir Mumin, yang mengalihkan kesetiaannya dari Al-Qaeda ke IS pada bulan Oktober 2015 dan diberi nama “teroris global” oleh Departemen Luar Negeri AS pada bulan Agustus.

Mumin lahir di Puntland dan tinggal di Swedia sebelum pindah ke Inggris pada tahun 2000-an, di mana dia diberi kewarganegaraan Inggris.

Sharing is caring!
To Top
error: Content is protected !!