Hukum

Abu Khaidir: Kenapa Bendera Terus? Kesejahteraan Rakyat Aceh Lebih Penting

SELIDIKI.COM, BANDA ACEH – Dalam penutupan masa persidangan keempat DPR Aceh di ruang rapat paripurna DPRA, Banda Aceh, Selasa (31/10/2017) ada aksi yang menarik perhatian peserta sidang, di mana anggota dewan, Azhari Cage secara simbolis menyerahkan Bendera Bulan Bintang kepada Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah.

“Jangan hanya soal anggaran, pemilu dan sebagainya saja yang mengacu UU Pemerintah Aceh, bendera dan lambang Aceh yang sudah memiliki qanun malah dilarang berkibar, ini ada apa?” tegas Azhari Cage.

Menyikapi hal tersebut, mantan juru kampanye Irwandi-Nova, Abu Khaidir saat diminta keterangannya oleh media Kliksatu.com, pada Rabu, (1/11/2017) menyampaikan, Pemerintah dan elit politik di Aceh jangan terlalu sibuk mengurus soal bendera dan lambang daerah. Pasalnya rakyat Aceh saat ini lebih membutuhkan kesejahteraan, ketimbang selembar bendera.

Baca Juga : Abu Khaidir : Referendum Bukan Lelucon Politik

“Bendera dan lambang itu penting, tapi lebih penting lagi masalah kesejahteraan Aceh,” Tegas Abu Khaidir.

Abu Khaidir, mengajak mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) agar solid dan kompak dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Aceh.

“Jangan ada lagi GAM Abu Doto, GAM, Malek Mahmud, GAM Apa Karya, GAM Irwandi atau GAM Muallem, kita semua satu guru yaitu Alm. Tengku Hasan Muhammad di Tiro, mari kita bersatu untuk membangun Aceh kearah yang lebih baik,” ujar Abu Khaidir dengan suara lantang.

“Kita sesama Aceh harus kompak, jangan ada lagi yang klem pengkhianat, kita harus bersatu untuk mewujudkan “Aceh Hebat, Aceh Caroeng dan Aceh Sejahtera, disaat Aceh sudah sejahtera disaat itulah rakyat Aceh merasakan Merdeka,” pungkas Abu Khaidir. [*]

Sharing is caring!
To Top
error: Content is protected !!