Daerah

Abu Khaidir : Referendum Bukan Lelucon Politik

SELIDIKI.COM, BANDA ACEH – Reaksi publik terus bermunculan terkait masalah pencabutan dua pasal UUPA melalui UU Pemilu yang semakin tajam, bahkan merembet ke isu Referendum, dan kecaman politik Aceh mulai memanas sehingga terjadi Pro dan kontra yang semakin tajam dan menjadi perbincangan hangat dari berbagai kalangan.

Sosok Abu Khaidir, mantan juru kampanye (Jurkam) Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, mengatakan jangan memperkeruh suasana STOP bicara Referendum kalau hanya untuk mengotak atik pola pikir dan polemik Rakyat Aceh, ingat referendum bukan dongeng atau mitos.

Referendum milik rakyat bukan milik aparat, maka mintalah pendapat rakyat karena hal ini penting dan fundamental yang menyangkut masa depan dan nasib Rakyat Aceh kedepan, sekali lagi saya katakan Referendum bukan trik sulap atau petak umpet “mue’en pet pet” istilah dalam bahasa Aceh, karna ini bukan lelucon atau dongeng rakyat. Tegas Abu Khaidir kepada Selidiki, Selasa (31/10/2017).

Baca Juga : Kenapa Aceh Tak Jadi Merdeka?

“Masyarakat Aceh sekarang miskin tokoh dan pemimpin kharismatik jika dibandingkan dengan masa lalu, Aceh rindu dengan orasi yang mampu memberikan spirit perjuangan pantang menyerah demi rakyat dan martabat Aceh. Kerinduan ini bukanlah untuk menghadirkan kembali konflik melainkan menarik kembali spirit dan mengisi perdamaian Aceh, yang lebih baik dan enerjik, bukan menimbulkan konflik yang rasa sakit dilimpahkan untuk rakyat”, kenang Abu Khaidir.

“Coba lihat hari ini perdamaian kita kok seperti ini? kok malah pamer arogansi, bukannya menunjukkan persatuan demi kemajuan Aceh malahan jadi ajang tebar pesona kekuatan premanisme, yah beginilah kondisi Aceh kita ini, semakin banyak dilihat semakin bertambah banyak hal yang disesalkan”, tutup Abu Khaidir.

—-

Sharing is caring!
  • 58
    Shares
  • 58
    Shares
To Top
error: Content is protected !!