Health & Fitness

Musim Hujan Telah Tiba, Waspadai Kini Penyakit Mengintai Masyarakat

Foto: arbamedia.com

Jakarta, Selidiki.com – Masyarakat diimbau untuk lebih waspada karena berbagai penyakit yang disebabkan oleh perubahan musim (pancaroba) dari musim kemarau ke musim hujan. Umumnya, penyakit yang menjadi langganan menyerang saat musim ini adalah diare dan demam berdarah (DBD).

Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Ilham Oetama Marsis mengatakan wabah DBD memang sulit diberantas, namun peluang menginfeksi masyarakat dapat diperkecil sehingga tidak menyebabkan kejadian luar biasa.

Ia mengatakan, cuaca yang terus berubah dari hujan menjadi cerah dan sebaliknya dapat membuat genangan air di tempat tidak beralaskan tanah semakin banyak. “Media seperti ini menjadi tempat favorit nyamuk aedes aegypti untuk mengembangbiakkan jentik-jentik nyamuk, jadi jangan ada yang membiarkan adanya genangan air tempat tumbuhnya jentik nyamuk,” katanya, Rabu (13/9/2017).

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit (P2M) Dinkes Kota Padang Gentina mengatakan, jenis penyakit yang dapat ditimbulkan saat pancaroba antara lain diare, demam berdarah dengue (DBD), dan influenza.

Pada musim Pancaroba, katanya tubuh dipaksa dengan cepat menyesuaikan terhadap perubahan musim itu, sehingga rentan terhadap serangan penyakit. “Hal itu disebabkan sistem kekebalan tubuh ikut berubah seiring dengan perubahan musim,” ujar dia.

Ia menjelaskan diare misalnya salah satunya dapat terjadi akibat pola hidup yang kurang bersih dan lingkungan kotor, terutama ketika musim hujan. “Sehingga perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sangat penting ntuk diterapkan dalam rangka mencegah timbulnya berbagai penyakit,” ujarnya.

Penyakit DBD, kata dia, salah satunya dapat terjadi akibat genangan air setelah hujan sehingga masyarakat diharapkan segera membersihkan tempat-tempat yang berpotensi menjadi lokasi berkembangbiaknya nyamuk. “Terutama nyamuk aedes aegypti yang mengakibatkan penyakit DBD,” katanya.

Oleh karena itu, menjaga kebersihan lingkungan merupakan salah satu cara mencegah timbulnya berbagai penyakit yang disebabkan perubahan musim. Selain itu, faktor perilaku juga menentukan terhadap kesehatan, mengkonsumsi makanan yang sehat setiap harinya akan membuat tubuh selalu fit dan terhindar dari penyakit.

Sebagai informasi, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) memprediksi musim kemarau 2017 berakhir pada akhir Oktober atau awal November. “Dari sisi hujan, prediksinya musim hujan akan mulai sekitar bulan Oktober-November, sehingga diharapkan kekeringan itu akan berakhir bulan-bulan itu,” jelas Kepala BMKG Andi Eka Satya.

Sharing is caring!
To Top
error: Content is protected !!