Good Food

Ternyata Diet Vegetarian Bisa Cegah Kanker, Lho?

Sayuran (shutterstock)

Banyak orang sekarang mengikuti diet vegetarian, karena keyakinan agama tertentu. Ada beberapa orang lain yang tidak mengkonsumsi produk hewani, termasuk susu, keju, dan lain-lain, dan mereka disebut vegan. Beberapa vegan dan vegetarian mengikuti diet ini karena mereka memaafkan hewan yang melukai yang digunakan sebagai makanan. Apapun alasannya, menurut statistik, ada lebih banyak pemakan daging di dunia dibandingkan dengan vegetarian dan vegan.

Sekarang, kita sendiri bisa jadi pemakan daging atau akan tahu banyak orang yang mengonsumsi daging secara teratur kan? Jadi, ketika kita membaca atau mendengar di suatu tempat bahwa makanan berbasis daging bisa tidak sehat, kita mungkin agak ragu dengan berita itu, karena kita mungkin tidak memiliki masalah kesehatan terkait dengan mengkonsumsi daging.

Kita harus mengerti bahwa setiap jenis diet memiliki pro dan kontra tersendiri.

Diet berbasis daging mengandung nutrisi tinggi seperti protein, zat besi, mineral, dan sebagainya, yang sangat penting bagi kesehatan. Sementara diet nabati murni biasanya rendah kandungan proteinnya dan tinggi serat, vitamin dan mineral. Baru-baru ini, telah terjadi perdebatan di bidang ilmu kedokteran, yang mempertanyakan apakah diet nabati murni dapat mencegah atau bahkan mengobati kanker.

Seperti yang kita semua tahu sekarang, kanker adalah penyakit mematikan yang memiliki tingkat kematian sangat tinggi.

Kanker adalah penyakit di mana ada perbanyakan sel abnormal di dalam tubuh, yang akhirnya menghancurkan jaringan dan organ tubuh. Kanker dapat menyerang siapa saja, tanpa peringatan, tanpa memandang usia dan jenis kelamin dan banyak jenis kanker tidak dapat disembuhkan sama sekali! Sebenarnya, meski upaya dilakukan untuk menyembuhkan kanker, penyakit ini mungkin akan kembali kapan saja dan membawa kehidupan seseorang! Beberapa jenis kanker yang umum adalah tumor otak, kanker payudara, kanker prostat, kanker darah, kanker paru-paru, kanker usus besar, kanker serviks, dll. Sering kali, gejala kanker terjadi hanya jika sudah terlambat untuk jenis apapun.

Baru-baru ini, dilansir BoldSky, sebuah penelitian yang dilakukan di Cornell University mengatakan bahwa makanan kita memainkan peran kunci dalam mencegah dan mengobati kanker. Pola makan berbasis daging terutama dapat meningkatkan perkembangan dan pertumbuhan sel kanker di tubuh, karena beberapa jenis daging dapat mengandung sejumlah hormon dan enzim yang berbahaya bagi tubuh manusia. Pola makan nabati kaya akan antioksidan dan serat, yang bisa menghancurkan sel kanker secara efektif. Kesimpulannya, para periset berpendapat bahwa diet vegetarian dapat membantu mencegah kanker.

 

Sumber: Arah.com

Sharing is caring!
To Top
error: Content is protected !!